Pelunasan Haji Jatim Tembus Lebih dari 100 Persen, Proses Paspor dan Asrama Terus Dimatangkan
Pelunasan biaya haji jamaah Jawa Timur menembus lebih dari 100 persen, menandai tingginya antusiasme jamaah sekaligus kesiapan daerah dalam penyelenggaraan haji 2026.
SURABAYA, SJP — Pelunasan biaya haji 2026 jamaah asal Jawa Timur melampaui target nasional. Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Timur mencatat, hingga akhir masa pelunasan, tingkat pembayaran jamaah telah menembus lebih dari 100 persen dari kuota yang tersedia.
Capaian tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenhaj Jawa Timur, Mohammad As’adul Anam di Asrama Haji Surabaya, setelah sebelumnya di lokasi yang sama digelar Seleksi Petugas Haji Daerah (PHD) tahun 1447 Hijriah/2026 di Surabaya, Kamis (22/1/2026) kemarin.
Ia menyebut, persentase pelunasan jamaah haji Jatim saat ini telah mencapai 104,23 persen. Sebagai informasi, angka tersebut bukanlah salah hitung, melainkan menunjukkan adanya jamaah cadangan yang ikut melunasi.
"Jumlah yang sudah melunasi 104,23, artinya ada tambahan satu sekian persen dari jumlah pada periode dua lalu," ujar As’adul saat dikonfirmasi pada Jumat (23/1/2026).
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari peningkatan pelunasan pada periode kedua. Jawa Timur bahkan telah melampaui batas minimal target pelunasan nasional yang ditetapkan sebesar 75 persen. Karena itu, Kemenhaj memastikan tidak ada penambahan periode pelunasan lanjutan.
“Ini perpanjangan tahap dua saja, karena Jawa Timur sudah semua prosesnya sebenarnya,” ungkapnya.
Selain pelunasan, Kemenhaj Jawa Timur juga memastikan proses administrasi jamaah terus berjalan, khususnya terkait dokumen perjalanan. Saat ini, ribuan paspor jamaah haji asal Jawa Timur sedang dalam tahap penyelesaian.
“Paspor saat ini sudah ada 10.000 paspor yang sedang proses dokumen, Insya Allah tidak ada masalah dan akan selesai sesuai waktu yang telah kita rencanakan,” ucap As’adul.
Di sisi lain, persiapan layanan fisik bagi jamaah juga menjadi perhatian. Kanwil Kemenhaj Jatim berkomitmen melakukan evaluasi dan perbaikan fasilitas Asrama Haji, mulai dari kamar jamaah hingga sarana penunjang lainnya, demi memastikan kenyamanan calon jamaah sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
“Saat ini kami sedang melakukan review terkait dengan kamar-kamar apakah ada yang rusak atau sudah dilakukan perbaikan,” ungkapnya.
Dengan pelunasan yang telah melampaui kuota, penyelesaian dokumen paspor yang terus dikebut, serta pembenahan fasilitas asrama, Kemenhaj Jawa Timur optimistis seluruh tahapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan pelayanan optimal bagi jamaah. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

