Pastikan Jemaah Dapat Layanan Terbaik, Kemanag Bekali Petugas Haji 2025
Petugas haji 2025 dibekali pelatihan intensif untuk memastikan jemaah mendapat layanan terbaik. Mereka dituntut profesional, siap siaga, dan bertanggung jawab penuh dalam membimbing, melayani, serta melindungi jemaah di Tanah Suci.
SURABAYA, SJP - Menjelang musim haji 1446 H/2025 M, Kementerian Agama terus meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu bimbingan teknis (bimtek) petugas penyelenggara ibadah haji (ppih) kloter terintegrasi yang mulai digelar di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, sejak 15 Maret 2025.
Pelatihan tersebut ditujukan untuk membekali petugas dengan keterampilan dan pemahaman mendalam mengenai pembinaan, pelayanan, serta perlindungan jemaah haji.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil) Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar menegaskan, peran petugas sangat krusial dalam memastikan kelancaran ibadah haji.
Pelayanan Prima untuk Jemaah
Dalam arahannya, Bahtiar menekankan bahwa petugas haji harus mampu bekerja secara profesional dan melayani jemaah tanpa membeda-bedakan latar belakang mereka.
Hal itu mengingat jemaah berasal dari berbagai daerah dengan beragam budaya, suku, dan tingkat pendidikan. Kesabaran dan empati menjadi kunci utama dalam pelayanan.
"Tugas petugas haji bukan hanya mendampingi, tetapi juga membimbing jemaah agar ibadah mereka berjalan dengan lancar dan mabrur. Jangan sampai ada jemaah yang merasa tidak mendapatkan layanan yang seharusnya," ujar Bahtiar, Ahad (16/3/2025).
Petugas juga diharapkan mampu memandirikan jemaah. Sehingga jemaah tidak terlalu bergantung dalam menjalankan rangkaian ibadah haji.
Hal itu dianggap penting karena ibadah haji memerlukan ketahanan fisik dan mental, serta pemahaman yang baik tentang tata cara pelaksanaan.
Perlindungan dan Keamanan Jemaah Jadi Prioritas
Selain pelayanan, aspek perlindungan terhadap jemaah juga menjadi fokus utama dalam bimtek tersebut.
Bahtiar mengingatkan petugas haji untuk selalu siap siaga dalam menghadapi berbagai situasi. Mulai dari kendala kesehatan, kehilangan barang, hingga kondisi darurat selama di Tanah Suci.
"Jangan pernah merasa bahwa melindungi jemaah bukan tugas Anda. Setiap petugas haji memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan keamanan dan kenyamanan jemaah," tegasnya.
Persiapan Matang untuk Haji 2025
Sebagai bagian dari persiapan menyeluruh, bimtek itu diikuti oleh 292 petugas. Termasuk tenaga kesehatan yang akan bergabung pada Senin, 17 Maret 2025 besok.
Tahun ini, Embarkasi Surabaya akan melayani 36.518 jemaah dari Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur.
Dengan pelatihan intensif ini, diharapkan petugas haji tahun 2025 bisa memberikan pelayanan yang lebih baik, profesional, dan responsif. Sehingga jemaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

