Pasca Pencurian Baut Penambat Rel, KAI Daop 7 Madiun Sisir Jalur Blitar-Rejotangan

PT KAI Daop 7 Madiun menyisir jalur kereta api (KA) Blitar-Rejotangan, pasca peristiwa pencurian baut penambat rel beberapa waktu lalu. Hal ini dilakukan sebagai upaya mitigasi gangguan dan menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

10 Jan 2026 - 20:25
Pasca Pencurian Baut Penambat Rel, KAI Daop 7 Madiun Sisir Jalur Blitar-Rejotangan
Deputy Vice President Daop 7 Madiun, Muhamad Kahfi, memimpin langsung kegiatan cek lintas pada Daerah Pemantauan Khusus (Dapsus). (Foto:dok/Istimewa)

BLITAR, SJP - PT KAI Daop 7 Madiun melakukan pemeriksaan intensif jalur kereta api (KA) di petak jalan Stasiun Blitar-Rejotangan, menyusul aksi pencurian baut penambat rel yang terjadi di KM 127+358 beberapa waktu lalu.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi gangguan dan menjaga keselamatan perjalanan kereta api (KA).

Deputy Vice President Daop 7 Madiun, Muhamad Kahfi memimpin langsung kegiatan cek lintas pada daerah pemantauan khusus (Dapsus) di jalur tersebut.

Pemeriksaan menyeluruh dilakukan untuk memastikan kondisi sarana prasarana perkeretaapian tetap aman dan bebas dari potensi bahaya, baik akibat faktor alam maupun ulah oknum tidak bertanggung jawab.

"Usai pencurian baut penambat rel sudah langsung dilakukan perbaikan dan hari ini kami melakukan penyisiran jalur guna memastikan seluruh komponen prasarana dalam kondisi aman dan layak dilalui kereta api," ujar Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari, Sabtu (10/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Deputy Vice President Daop 7 Madiun didampingi tim gabungan yang terdiri dari  Quality Control (QC) OP 7B, KUPT Jalan Rel 7.11 Blitar, serta Polsuska Daop 7 Madiun melakukan pemeriksaan di sejumlah titik vital. 

Di antaranya, kondisi jembatan BH 537 untuk memastikan struktur jembatan tetap kokoh, kebersihan dan keamanan ruang manfaat jalur rel (Rumaja), serta pemeriksaan kelengkapan dokumen perjalanan kereta api dan fasilitas keselamatan di perlintasan sebidang JPL 211.

"Pemeriksaan langsung di lapangan menjadi langkah penting untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini. Artinya, setiap temuan akan ditindaklanjuti agar perjalanan kereta api berjalan aman, lancar dan terkendali," terangnya.

Lebih lanjut Tohari mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan prasarana perkeretaapian. Hilangnya komponen kecil seperti baut penambat rel dapat berdampak besar terhadap keselamatan perjalanan kereta api dan penumpang. (*)

Editor: Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow