Panggil Aku Ayah: Film Keluarga Mengharukan Siap Tayang 7 Agustus

Film Panggil Aku Ayah bercerita tentang penagih utang yang jadi ayah pengganti bagi anak perempuan titipan. Drama menyentuh ini menyajikan makna keluarga dari kasih, bukan sekadar darah.

03 Aug 2025 - 21:22
Panggil Aku Ayah: Film Keluarga Mengharukan Siap Tayang 7 Agustus
Gambar Ilustrasi First Look Film

SUARAJATIMPOST.COM – Film Panggil Aku Ayah siap tayang di bioskop mulai 7 Agustus 2025. Sutradara Benni Setiawan mengemas cerita drama keluarga yang mengharukan dengan sedikit nuansa komedi.

Film ini mengusung tema bahwa keluarga tak selalu dilandasi darah. Dedi (Ringgo Agus Rahman), seorang penagih utang, terpaksa mengasuh Intan (Myesha Lin), anak seorang perempuan bernama Rossa (Sita Nursanti) yang menitipkan putrinya sebagai jaminan utang sebelum jadi TKI.

Meski awalnya enggan, seiring waktu hubungan mereka berkembang menjadi ikatan keluarga yang hangat. Adegan-adegan emosional antara Dedi dan Intan menjadi kekuatan utama film ini, memperlihatkan bahwa “sosok ayah bisa hadir dari siapa saja yang memberikan cinta dan perlindungan”.

Panggil Aku Ayah juga menarik karena latar era 90-an yang dibangun dengan detail,  mulai dari kendaraan, rumah, hingga suasana kampung halaman, memberi nuansa nostalgia tersendiri.

Adapun aspek produksi, Visinema bekerja sama dengan CJ ENM Korea untuk adaptasi dari film Korea populer Pawn (2020).

Para pemeran utamanya dibantu oleh aktor pendukung seperti Boris Bokir, Tissa Biani, dan Myesha Lin.

Sebagai gambaran awal, film ini sudah mengadakan special screening di 25 kota besar mulai 3 Agustus 2025. untuk mengukur respons penonton.

Dari informasi resmi yang tersedia, Panggil Aku Ayah tampak menjanjikan sebagai tontonan menyentuh bagi keluarga Indonesia.

Harapannya, film ini “menjadi salah satu drama keluarga lokal paling berkesan tahun ini, karena menyentuh isu universal bahwa keluarga sejati bisa lahir dari kasih, bukan semata garis keturunan”.

Secara keseluruhan, Panggil Aku Ayah diantisipasi akan menyajikan perpaduan emosi yang kuat antara tawa dan air mata.

Berdasarkan sinopsis dan cuplikan perdananya, penonton bisa siap teringat akan nilai-nilai keluarga dan arti kasih yang tulus. Kita tunggu bersama bagaimana film ini diterima publik akhir pekan ini di bioskop. Semoga kisahnya mampu menginspirasi banyak orang. (**)

Editor : Rizqi Ardian
Sumber :
Dari berbagai sumber

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow