Pameran Kaligrafi Perdana di Art Center Kota Blitar Semarakkan Momentum Ramadan

Sebanyak 32 karya dipamerkan dalam kegiatan Pameran Kaligrafi yang digelar di kawasan Kantor Kelurahan Sananwetan, Kota Blitar.

28 Feb 2026 - 15:30
Pameran Kaligrafi Perdana di Art Center Kota Blitar Semarakkan Momentum Ramadan
Pengunjung pameran Kaligrafi di Kota Blitar sedang melihat karya seniman. (Foto: Ninda Kinanti/SJP)

KOTA BLITAR, SJP– Semangat Ramadan menginspirasi para pegiat seni kaligrafi di Blitar untuk menggelar pameran perdana di Art Center, kawasan Kelurahan Sananwetan, Kota Blitar. 

Pameran yang berlangsung selama satu bulan, mulai 25 Februari hingga 25 Maret 2026 ini, menjadi tonggak awal kebangkitan komunitas kaligrafi di wilayah tersebut.

Panitia pelaksana, Danang Sujatniko, mengungkapkan bahwa gagasan ini bermula dari diskusi bersama rekan-rekan komunitas seniman. 

Mereka sepakat bahwa momentum Ramadan perlu diisi dengan kegiatan seni yang bermakna, salah satunya melalui pameran kaligrafi.

"Awalnya dari teman-teman komunitas seniman. Kami ingin setiap Ramadan ada pameran. Lalu kami bertemu dengan seniman Blitar yang dulu pernah pameran kaligrafi di Maroko. Dari situ kami tahu ternyata ada komunitas kaligrafi, dan akhirnya kami sepakat mengadakan pameran ini," terangnya, Sabtu (28/2/2026).

Ajang ini memamerkan sebanyak 32 karya dari 13 seniman. Mayoritas peserta berasal dari Blitar, ditambah satu seniman asal Kediri yang turut menyumbangkan dua karya. 

Bagi para pegiat, pameran ini menjadi pengalaman perdana yang signifikan karena secara khusus mewadahi karya seni kaligrafi di Blitar.

Meski bertempat di galeri, Danang menyebut antusiasme pengunjung cukup stabil. Berbeda dengan pameran pada umumnya yang hanya ramai saat pembukaan, pameran ini justru banyak dikunjungi pada hari biasa, terutama antara pukul 10.00 hingga 14.00 WIB.

"Kalau di galeri biasanya memang ramai saat pembukaan saja. Tapi di sini, justru hari biasa lumayan ramai di jam-jam siang," ucapnya.

Selain menjadi ruang apresiasi, pameran ini juga membuka peluang transaksi komersial. Sejumlah karya telah diberi label harga sesuai kesepakatan dengan masing-masing seniman.

"Kalau ada yang berminat membeli, bisa langsung melalui kami di sini. Kemarin kegiatan sebelumnya ada karya yang laku. Awalnya para seniman juga belum tahu respons pasar seperti apa, tapi ternyata cukup bagus," tambahnya.

Melalui pameran ini, Danang berharap terbentuk wadah berkelanjutan bagi para pegiat kaligrafi di Blitar. Ia menekankan pentingnya komunitas yang aktif guna menjamin proses regenerasi seniman kaligrafi di masa mendatang.

"Harapannya ini bisa jadi wadah khususnya untuk teman-teman pegiat kaligrafi. Tidak harus besar, tapi terus aktif dan ada regenerasi," pungkasnya. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow