Niat Buang Sampah, Warga Kebomas Gresik Tewas Terpeleset dan Tenggelam di Telaga
Tempat pembuangan sampah di Kabupaten Gresik, memakan korban. Seorang warga Kecamatan Kebomas, yang hendak membuang sampah terpeleset dan terjatuh ke telaga yang berdekatan dengan tempat pembuangan sampah.
GRESIK, SJP — Seorang warga Kelurahan Kebomas, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, ditemukan tewas tenggelam di sebuah telaga yang berada di Dusun Putat Keraton, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Ahad (3/8/2025) pagi.
Kapolsek Kebomas Kompol Gatot Setyo Budi, mengatakan korban tewas itu diketahui bernama Satuni (54) seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.
Korban diketahui tewas tenggelam saat hendak membuang sampah di lokasi pembuangan sampah dekat tempat kejadian perkara (TKP).
"Saksi melihat korban membawa kantong plastik berisi sampah ke arah telaga. Saat melemparkan sampah, korban diduga kehilangan keseimbangan dan terpeleset, lalu jatuh ke dalam telaga,” kata Kompol Gatot, saat dikonfirmasi.
Kompol Gatot menerangkan, salah satu saksi yang mengetahui kejadian tersebut yakni Nova Zubaidillah (40) warga sekitar dekat dengan Telaga.
Ia menyebut, keterangan saksi bahwa korban hendak membuang sampah menggunakan tas kresek hitam ke telaga sekira pukul 06.30 WIB. Namun saksi melihat korban terpeleset sehingga terjatuh ke telaga.
Menurut Kompol Gatot, saksi yang melihat kejadian itu sempat berusaha memberikan pertolongan.
Namun nahas, korban telah tenggelam dan tidak terlihat di permukaan air.
"Saksi kemudian segera menghubungi petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik," jelasnya.
Tim BPBD datang tidak lama kemudian dan berhasil mengevakuasi korban dalam kondisi telah meninggal dunia.
Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Semen Gresik menggunakan ambulans dari PMK Kabupaten Gresik.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak kepolisian menyatakan bahwa kejadian ini murni kecelakaan.
“Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi penolakan,” pungkas Kompol Gatot, saat memberikan keterangan korban tenggelam di telaga ini. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

