Ngaku Tanaman Jamu, Ladang Ganja di Blitar Akhirnya Terendus Polisi

Penemuan ladang ganja di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar mengejutkan warga sekitar. Kamituwo Dusun Tirtomoyo Anang Sugianto mengaku mayoritas warga tak menyangka bahwa SA (38) pemilik ladang itu membudidayakan ganja sudah lama. SA sendiri dikenal sebagai sosok yang supel dengan warga sekitar.

04 Sep 2025 - 18:57
Ngaku Tanaman Jamu, Ladang Ganja di Blitar Akhirnya Terendus Polisi
Lokasi ladang ganja di Dusun Tirtomoyo, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar masih dipasang garis polisi. (Foto:dok/Istimewa)

BLITAR, SJP - Polres Blitar Kota berhasil menemukan ladang ganja tersembunyi yang terletak di Dusun Tirtomoyo, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

Pemilik ladang yakni SA (38) dan barang bukti berupa 820 batang tanaman ganja sudah dibawa ke Mako Polres Blitar Kota.

Ladang ganja ini berhasil ditemukan, setelah polisi melakukan pengembangan terkait salah satu pelaku penyerangan Mako Polres Blitar Kota, yakni AAP (25) saat dilakukan tes urine dinyatakan positif narkoba jenis ganja.

Temuan ladang ganja ini mengejutkan warga Blitar Raya, termasuk warga yang selama ini tinggal di Dusun Tirtomoyo, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar yang menjadi tetangga dari SA.

"Sebagian besar warga tidak tahu, tanamannya itu ada di pekarangan samping belakang rumah dan posisinya seperti di tebing. Posisi rumahnya juga berada di paling ujung dan tidak menjadi jalan lalu lalang warga ke sawah," terang Kepala Dusun Tirtomoyo, bernama Anang Sugianto, Kamis (4/9/2025).

Usai polisi mendatangi lokasi dan mengamankan pemilik ladang beserta barang bukti, ia bertanya kepada istri SA tentang apakah ia mengetahui jika sang suami selama ini membudidayakan tanaman ganja.

Istri SA mengaku jika dirinya mengetahui bahwa suaminya memiliki aktivitas membudidayakan tanaman. Namun, secara persis ia tak mengetahui jenis tanaman apa yang dibudidayakan.

"Istrinya SA ini juga tidak tahu kalau tanaman yang ditanam suaminya merupakan ganja. Dia juga sempat tanya ke SA, itu tanaman apa dan jawabnya tanaman jamu. Kemudian, ada juga tetangganya yang bertanya itu tanaman apa, jawabnya tanaman pedesan atau semacam cabai," terangnya.

Dia menyebut jika SA merupakan pendatang, dia berasal dari Pujon, Kabupaten Malang. Lalu ia menikah dengan perempuan asal Dusun Tirtomoyo, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar dan menetap disini sejak tahun 2010.

SA sendiri juga jarang terlihat di rumah, karena dalan kesehariannya sering ke luar kota. Dia bekerja sebagai sopir pengangkut sayur.

"Kalau dalam pergaulan dia ini supel, gak pernah punya masalah dengan warga. Tapi memang jarang di rumah, karena kerjanya sopir pengangkut sayuran," ujar dia.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar menegaskan untuk saat ini pemilik ladang ganja tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mako Polres Blitar Kota dan polisi tengah mengembangkan kasus ini.

"Pemilik lahan sudah ditahan, dan seusai pengakuannya, ia sudah menanam tanaman ganja sejak 6-7 bulan lalu," imbuhnya. (*)

Editor: Rizqi ArdianĀ 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow