Anak di Gresik Jadi Jaminan Utang Ayahnya, Terungkap Warga Lantaran Tak Sekolah
Nasib malang dialami bocah berinisial R yang masih berusia delapan tahun, lantaran jadi jaminan hutang sang ayah. Jadi Jaminan sejak dua tahun, anak tersebut diketahui juga tak mengenyam bangku sekolahan.
GRESIK, SJP — Seorang anak terlantar berinisial R (8) diketahui dijadikan jaminan utang oleh ayah kandungnya di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Temuan itu diketahui pertama kalinya oleh ketua Rukun Tetangga (RT) saat melakukan pendataan ulang warga.
Informasi yang dihimpun, anak tersebut telah dititipkan ayahnya di rumah warga tersebut selama 2 tahun. Selama tinggal, anak tersebut rupanya tidak disekolahkan. Temuan itu membuat ketua RT meneruskan laporan ke pihak kepolisian dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik.
Kepala Dinsos Gresik Ummi Khoiroh, mengatakan temuan anak berstatus terlantar itu diketahui pada tanggal 17 November 2025. Tim dari Dinsos Gresik mendatangi rumah di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, untuk melakukan asessment.
“Kami malakukan assesment dan pengumpulan informasi. Ternyata anak ini merupakan warga Tasikmalaya, Jawa Barat,” kata Ummi, Minggu (30/11/2025).
Lanjut Kasi Kasi Rehabilitasi Sosial Dinsos Gresik, Alvi Ariyanto, menyampaikan bahwa temuan anak tersebut dititipkan oleh ayah kandungnya dua tahun silam, sebagai jaminan utang senilai Rp25 juta.
Namun, ternyata hasil pengakuan ayah berbeda-beda. Perihal anak sebagai jaminan hutang tersebut belum diakui oleh sang ayah kandung saat mediasi berlangsung. "Tetapi itu masih belum diiyakan oleh ayahnya, saat mediasi berlangsung. Jadi belum ada jawaban," jelasnya.
Sebelum mediasi itu berlangsung, anak tersebut sempat dibantu pelacakan data oleh Dinsos Provinsi Jawa Timur. Hasilnya, ditemukan identitas anak tersebut berasal dari Tasikmalaya, Jawa Barat.
Adapun kondisi kedua orangtua anak tersebut sudah bercerai, diketahui identitas ibu berinisial A dan ayah berinisial I warga Tasikmalaya, Jawa Barat. "Sekarang kondisi anak sudah dibawa pulang oleh ibunya ke Tasikmalaya," pungkasnya. (*)
Editor: Danu
What's Your Reaction?

