Nasi Lauk Narkoba, Lapas Blitar Gagalkan Penyelundupan Ratusan Pil Koplo Jelang Lebaran
Modus yang digunakan tergolong tidak lazim, yakni mencampurkan barang haram tersebut ke dalam kotak nasi putih guna mengelabui pemeriksaan petugas.
BLITAR, SJP–Aksi nekat penyelundupan ratusan butir pil koplo jenis LL ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blitar berhasil digagalkan petugas menjelang Hari Raya Idulfitri.
Modus yang digunakan tergolong tidak lazim, yakni mencampurkan barang haram tersebut ke dalam kotak nasi putih guna mengelabui pemeriksaan petugas.
Upaya penyelundupan narkoba tersebut terungkap saat petugas melakukan penggeledahan ketat terhadap barang bawaan pengunjung pada Selasa (17/3/2026).
Kecurigaan muncul ketika petugas mendapati kondisi makanan yang tak wajar. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, ditemukan ratusan butir pil yang diduga jenis LL tersembunyi di balik gumpalan nasi putih tersebut.
Tim pengamanan yang terdiri dari jajaran Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) serta Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) segera menyita barang bukti sebelum sempat masuk ke blok hunian warga binaan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, makanan tersebut dibawa oleh seorang pengunjung yang ditujukan bagi warga binaan kasus narkotika.
Modus mencampur pil LL ke dalam makanan diduga kuat dilakukan secara sengaja untuk menembus barikade pemeriksaan petugas.
Kepala KPLP Lapas Kelas IIB Blitar, Fathah Dien Akbar, menegaskan bahwa penggagalan ini merupakan hasil dari kejelian dan insting petugas dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan.
"Petugas kami selalu siaga, apalagi menjelang hari besar seperti Idulfitri. Setiap barang bawaan diperiksa secara detail untuk mencegah masuknya barang terlarang," terangnya, Kamis (19/3/2026).
Senada, Kepala Lapas Kelas IIB Blitar, Romi Novitrion, memberikan apresiasi atas kesigapan jajarannya.
Ia menilai keberhasilan ini menjadi bukti bahwa sistem pengawasan internal berjalan efektif dalam membendung peredaran gelap narkoba.
"Ini bentuk komitmen kami menjaga lapas tetap aman dan bersih dari narkoba. Tidak ada toleransi bagi upaya penyelundupan dalam bentuk apa pun," tegas Romi.
Ia menambahkan, saat ini pihak Lapas telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk menelusuri asal-usul pil LL tersebut serta membongkar kemungkinan adanya jaringan sistematis di balik aksi ini. Seluruh barang bukti telah diserahkan untuk proses hukum lebih lanjut.
Menjelang lonjakan kunjungan Lebaran, pengawasan di Lapas Blitar dipastikan akan semakin diperketat guna mengantisipasi berbagai modus penyelundupan yang kian beragam dan manipulatif. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

