Benteng Lapas Blitar Digempur Narkoba, Dari Modus Lemparan Hingga Nasi Bungkus

Fenomena ini terungkap saat petugas melakukan patroli rutin pada Rabu (18/3/2026), di mana sebuah bungkusan plastik hitam mencurigakan ditemukan tergeletak di zona steril sisi dalam Lapas.

19 Mar 2026 - 11:00
Benteng Lapas Blitar Digempur Narkoba, Dari Modus Lemparan Hingga Nasi Bungkus
Kepala Lapas Kelas IIB Blitar Romi Novitrion bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Fathah Dien Akbar menunjukkan barang yang berusaha diselundupkan ke Lapas dengan cara dilempar. (Foto: Istimewa)

BLITAR, SJP–Ketahanan sistem keamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blitar terus diuji. Hanya dalam hitungan hari menjelang Idulfitri, petugas kembali menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang yang kali ini dikirim melalui modus lemparan paket dari luar tembok penjara.

Fenomena ini terungkap saat petugas melakukan patroli rutin pada Rabu (18/3/2026), di mana sebuah bungkusan plastik hitam mencurigakan ditemukan tergeletak di zona steril sisi dalam Lapas.

Setelah dilakukan pemeriksaan, bungkusan tersebut berisi satu unit telepon seluler serta ratusan butir pil koplo yang diduga jenis LL. 

Barang-barang tersebut diyakini sengaja dilemparkan oleh pihak luar untuk kemudian diambil oleh warga binaan di dalam penjara.

Kepala Lapas Kelas IIB Blitar, Romi Novitrion, bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Fathah Dien Akbar, memimpin langsung proses verifikasi temuan tersebut. 

"Kami pun langsung melakukan pembongkaran secara terbuka sebagai bagian dari langkah verifikasi sekaligus pengamanan barang bukti," terang Romi, Kamis (19/3/2026).

Ia menegaskan bahwa pihaknya menutup rapat segala celah penyelundupan, terutama di tengah kerawanan momen hari besar keagamaan. 

"Menjelang Lebaran, kami meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan, termasuk area steril dan sepanjang tembok Lapas. Patroli akan diperketat untuk mencegah upaya lemparan maupun modus lainnya," tegasnya.

Pihak Lapas kini telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengusut tuntas jaringan luar yang terlibat. 

Seluruh barang bukti telah diserahkan ke Polres Blitar Kota untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Upaya gempuran ke Lapas Blitar ini bukan yang pertama pada pekan ini. Sebelumnya, petugas juga berhasil membongkar modus penyelundupan yang tergolong manipulatif, yakni mencampurkan ratusan butir pil LL ke dalam kotak nasi putih untuk mengelabui pemeriksaan pada Selasa (17/3/2026).

Kecurigaan petugas muncul saat mendapati kondisi makanan yang tidak wajar. Benar saja, di balik gumpalan nasi tersebut, ditemukan ratusan butir pil terlarang yang ditujukan bagi seorang narapidana kasus narkotika.

Kepala KPLP Lapas Kelas IIB Blitar, Fathah Dien Akbar, menyebut keberhasilan ini merupakan buah dari ketajaman insting petugas di lapangan. 

"Petugas kami selalu siaga, apalagi menjelang hari besar seperti Idulfitri. Setiap barang bawaan diperiksa secara detail untuk mencegah masuknya barang terlarang," ujarnya. (*)

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow