Nama Ali Murtadlo Mencuat di Bursa Ketua DPC PKB Kabupaten Malang
Sebanyak 22 DPAC menyatakan dukungan, lima kandidat mencuat, sementara Muscab PKB Kabupaten Malang dijadwalkan malam ini dengan agenda laporan dan pemilihan pengurus baru.
MALANG, SJP – Bursa pemilihan Ketua DPC PKB Kabupaten Malang semakin menghangat menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan berlangsung harin ini, Minggu (29/3/2026) di Kepanjen.
Dinamika internal partai mulai terlihat dengan munculnya dukungan dari sejumlah struktur di tingkat kecamatan atau Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC).
Ketua DPAC PKB Bululawang, M. Shodiq, mengungkapkan bahwa sebagian DPAC telah menyatakan sikap dalam proses penjaringan calon ketua.
“Jumlah DPAC PKB di Kabupaten Malang ada 33 kecamatan. Sekitar 22 DPAC PKB sudah menyatakan dukungan,” ujar Shodiq, Minggu (29/3/2026).
Ia menjelaskan, DPAC sebagai struktur partai di tingkat kecamatan memiliki peran penting dalam menentukan arah dukungan pada forum Muscab.
“DPAC ini menjadi ujung tombak partai di tingkat bawah. Aspirasi dari DPAC tentu menjadi pertimbangan dalam menentukan calon ketua,” imbuhnya.
Menurutnya, dinamika yang berkembang saat ini menunjukkan adanya sejumlah nama yang mulai mengemuka dalam bursa calon ketua.
“Sejauh ini sudah ada sekitar lima kandidat yang muncul dalam penjaringan,” katanya.
Salah satu nama yang turut mencuat dalam dinamika tersebut adalah Bendahara DPC PKB Kabupaten Malang, Ali Murtadlo.
“Beberapa DPAC memang mengarah pada sosok yang sudah berproses dari bawah dan memahami kondisi struktur partai,” lanjutnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa proses penjaringan masih terbuka dan sangat dinamis hingga pelaksanaan Muscab berlangsung.
“Semua masih bisa berkembang. Komunikasi politik antar kader dan DPAC masih terus berjalan,” tegas Shodiq.
Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Kabupaten Malang, Kuncoro, menjelaskan agenda Muscab yang akan digelar pada Minggu malam.
“Muscab rencananya dimulai pukul 19.00 WIB. Forum ini juga menjadi ajang penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2020–2025,” ujar Kuncoro, belum lama ini.
Ia menambahkan, dalam forum tersebut juga akan digelar sidang pemilihan pengurus baru yang diawali dengan pembacaan tata tertib oleh panitia.
“Nanti dalam sidang pembacaan tata tertib muscab, juga dibacakan daftar nama calon pengurus DPC PKB dari DPP, yang bisa saja diwakilkan DPW PKB Jatim yang hadir,” jelasnya.
Meski demikian, peserta Muscab tetap diberi ruang untuk mengusulkan nama lain di luar daftar yang telah disiapkan.
“Setiap peserta muscab juga dipersilakan mengusulkan nama calon pengurus DPC. Tanpa surat dukungan, karena dalam PKB tidak ada mekanisme dukung-mendukung,” tegas Kuncoro.
Ia menyebut, sejumlah nama yang telah beredar, termasuk petahana dan kader lainnya, merupakan bagian dari dinamika internal yang wajar.
“Itu dinamika saja dan sah-sah saja. Bahkan bisa saja nanti muncul nama-nama kejutan dalam forum,” katanya.
Dengan total 33 DPAC yang memiliki hak suara dalam forum tersebut, konfigurasi dukungan masih sangat mungkin berubah.
“Dinamika seperti ini hal yang biasa dalam Muscab. Yang terpenting tetap menjaga soliditas dan kebersamaan di internal partai,” pungkasnya.
Muscab sendiri menjadi momentum penting bagi PKB Kabupaten Malang untuk menentukan arah kepemimpinan partai dalam lima tahun ke depan, sekaligus memperkuat konsolidasi internal di tingkat daerah. (**)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

