Mustasyar PBNU Berkunjung ke Pesantren Tebuireng Jombang
Kegiatan yang berlangsung di Ndalem Kasepuhan Pesantren Tebuireng pukul 13.00-15.00 WIB ini diundang secara resmi oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz.
JOMBANG, SJP – Pesantren Tebuireng Jombang menggelar silaturahmi antara para Mustasyar (Dewan Penasihat) dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Sabtu (6/12/2025).
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan para sesepuh NU yang sebelumnya digelar di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, pada Ahad (30/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Ndalem Kasepuhan Pesantren Tebuireng pukul 13.00-15.00 WIB ini diundang secara resmi oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz.
Dalam surat undangannya, pesantren menyatakan acara ini bertujuan mempererat komunikasi dan koordinasi antara para mustasyar dengan pimpinan PBNU, serta mengharapkan arahan dalam menghadapi dinamika organisasi dan umat ke depan.
Undangan juga disampaikan atas nama dr. KH Umar Wahid dan turut mengundang KH Anwar Manshur serta KH Nurul Huda Jazuli. Para undangan diminta melakukan konfirmasi kehadiran melalui panitia.
Menanggapi surat undangan tersebut, Humas Pesantren Tebuireng Jombang, Gus Abdul Mughni, menegaskan bahwa acara ini murni silaturahmi biasa dan tidak terkait dengan agenda islah (rekonsiliasi).
"Mboten wonten keterangan islah. Hanya silaturrahim mawon (Tidak ada keterangan islah. Hanya silaturahim saja)," jelasnya via pesan.
Sebelumnya, Forum Sesepuh NU telah menyerukan pentingnya islah untuk menyelesaikan konflik internal di tubuh PBNU.
Juru Bicara forum, K.H. Oing Abdul Muid Sohib, menyampaikan keprihatinan mendalam para kiai atas kondisi tersebut dan berharap islah segera terwujud. Pertemuan sesepuh di Kediri pada 30 November lalu diprakarsai oleh KH Anwar Manshur dan KH Nurul Huda Djazuli untuk mengupayakan penyelesaian secara musyawarah. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

