Momen Ramadan, GPM Jadi Favorit Warga Kediri Berbelanja Bahan Pokok

Selama bulan Ramadan 2026, masyarakat Kabupaten Kediri punya pilihan baru untuk tempat belanja favorit. Banyak warga, memilih untuk berbelanja di titik-titik Gerakan Pangan Murah (GPM) pada momen bulan Ramadhan kali ini. GPM sendiri digelar di 19 titik lokasi secara bergantian di berbagai wilayah Kabupaten Kediri. GPM ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.

13 Mar 2026 - 20:01
Momen Ramadan, GPM Jadi Favorit Warga Kediri Berbelanja Bahan Pokok
Masyarakat saat berbelanja di GPM Peh Wetan, Kabupaten Kediri ( foto : Putra)

KEDIRI, SJP - Selama bulan Ramadan 2026, masyarakat Kabupaten Kediri punya pilihan baru untuk tempat belanja favorit. Banyak warga, memilih untuk berbelanja di titik-titik Gerakan Pangan Murah (GPM) pada momen bulan Ramadhan kali ini. 

GPM sendiri digelar di 19 titik lokasi secara bergantian di berbagai wilayah Kabupaten Kediri. GPM ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.

Dalam setiap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, cabai, bawang merah, bawang putih, hingga aneka produk UMKM lokal.

Antusiasme masyarakat dalam setiap pelaksanaan GPM terbilang tinggi. Beberapa komoditas bahkan cepat habis diborong warga, terutama gula, minyak goreng, telur, dan beras.

Di beberapa lokasi, bawang merah dan cabai juga menjadi komoditas yang cepat ludes karena selisih harga yang cukup signifikan dibandingkan di pasaran.

Di pasaran, harga gula saat ini berkisar antara Rp17.000 hingga Rp18.000 per kilogram, sedangkan dalam GPM dijual sekitar Rp15.000 per kilogram. Begitu pula dengan minyak goreng yang di pasar umum mencapai Rp18.000 per liter, sementara di GPM dijual Rp15.700 per liter.

Salah satu warga, Suparmi, mengaku membeli gula karena harganya lebih murah dibandingkan di toko.

“Harganya lebih murah, lebih terjangkau. Kalau dibandingkan di toko selisihnya lumayan, ada yang Rp1.500 sampai Rp2.000. Bagi ibu rumah tangga tentu sangat membantu,” ujarnya, Jumat, (13/3/2026) usai berbelanja di GPM Balai Desa Pehwetan, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. 

Hal serupa disampaikan warga lainnya, Sriatun, yang membeli bawang merah, bawang putih, telur, dan minyak goreng.

“Harganya lebih murah dibandingkan di luar. Kalau di luar bawang merah sekitar Rp28.500 per kilogram, di sini tadi Rp25.000. Sangat membantu karena telur dan minyak juga ada selisih harga,” katanya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri drh Tutik Purwaningsih menegaskan, Gerakan Pangan Murah memang dilaksanakan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok serta menjaga stabilisasi harga agar tetap terjangkau bagi masyarakat.

"Untuk memastikan ketersediaan dan stabilisasi harga bahan pokok bagi masyarakat selama momen Ramadhan 2026. Masyarakat bisa mendapatkan harga yang tidak melebihi HET," ujar Tutik. 

Dengan pelaksanaan di banyak titik selama Ramadhan, Gerakan Pangan Murah diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menekan lonjakan harga bahan pangan di pasaran.

"Penentuan lokasi berdasarkan usulan dari kecamatan dan peta ketersediaan bahan pokok di lokasi kegiatan," tambahnya lagi.

Untuk ketersediaan komoditas utama, sejumlah pihak turut dilibatkan. Beras disuplai dari Bulog dengan jumlah sekitar 1 hingga 1,5 ton setiap kegiatan. Sementara gula disediakan sekitar 5 kuintal hingga 1,5 ton, dengan pembelian dibatasi maksimal 5 kilogram per orang karena stok terbatas.

Sedangkan minyak goreng Minyakita yang dipasok oleh distributor, dijual dengan harga Rp15.700 per liter dan dibatasi dua liter per orang. Untuk beras SPHP, dijual dengan harga Rp57.000 per kemasan 5 kilogram tanpa pembatasan jumlah pembelian.

Sementara itu, komoditas lain seperti bawang merah dan cabai sebagian besar dipasok dari pelaku UMKM lokal. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow