Modus Pencurian Sepeda Motor di Jombang, Pelaku Pura-Pura Jadi Korban Kecelakaan

Warga patut waspada jika ada orang yang menghadang dan mengaku keluarganya menjadi korban kecelakaan. Bisa jadi, itu merupakan modus pencurian motor.

14 Sep 2025 - 20:32
Modus Pencurian Sepeda Motor di Jombang, Pelaku Pura-Pura Jadi Korban Kecelakaan
Anggota Polsek Kudu menunjukkan lokasi aksi pencurian sepeda motor dengan modus pelaku jadi korban kecelakaan. (Ist/SJP)

JOMBANG, SJP – Sebuah aksi pencurian sepeda motor dengan modus pura-pura jadi korban kecelakaan terjadi di Jombang. Karena aksi licik komplotan pencuri, seorang pelajar kehilangan sepeda motor. 

Korban pencurian dengan modus kecelakaan ini adalah pelajar berisinial DPP (15). Saat membonceng rekannya menuju ke Ploso, dia dihentikan oleh dua pria yang berboncengan mengendarai motor.

"Awalnya korban bersama seorang temannya dalam perjalanan pulang ke Ploso. Saat melintas di barat Pasar Tapen, mereka dihentikan dua pria tak dikenal," ujar Kapolsek Kudu Iptu Imam Subekti, Ahad (14/9/2025).

Lebih detail, Iptu Imam merinci modus pelaku pencurian. Usai menghentikan kendaraan korban, kedua pelaku menggiring korban ke depan sebuah konter ponsel yang tidak jauh dari lokasi. Satu di antara pelaku dengan nada meyakinkan menuduh korban telah menabrak adiknya. 

Teman korban menunggu di atas sepeda motor, sementara korban masih menghadapi tuduhan dari pelaku seolah-olah menjadi pelaku tabrak lari. “Korban kemudian diajak pergi oleh salah satu pelaku untuk melihat kondisi ‘adik’ yang katanya jadi korban. Tak lama, pelaku kembali sendirian ke depan konter," terang Iptu Imam. 

Setiba di lokasi depan konter ponsel, pelaku meminta kunci sepeda motor dari rekan korban dengan alasan akan membawa sepeda motor untuk dicocokkan. Kedua pelaku lantas membawa sepeda motor melaju ke arah timur. 

“Pelaku menyebut akan segera kembali setelah memastikan motor itu memang yang menabrak. Tapi setelah ditunggu berjam-jam, pelaku tak kunjung kembali,” beber Iptu Imam. 

Tersadar pelaku tak kunjung kembali, korban lantas melaporkan aksi dugaan pencurian itu ke Mapolsek Kudu. Polisi sudah menerima laporan, dan tengah memburu para pelaku. 

“Identitas pelaku sedang kami dalami. Kasus seperti ini memanfaatkan kepanikan korban, apalagi masih remaja. Mereka dibuat percaya dengan cerita yang seolah-olah benar," jelasnya. 

Iptu Imam mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Terkhusus para remaja yang menggunakan sepeda motor, agar lebih waspada terhadap modus serupa. “Jangan mudah percaya dengan orang asing, apalagi menyerahkan kunci motor tanpa pendampingan orang tua atau pihak berwenang,” pungkasnya. (*)

Editor: Danu S

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow