Kecelakaan Bus di Jalur Wisata Bromo akibat Rem Blong, Enam Orang Dikabarkan Meninggal Dunia
Sebuah bus pariwisata mengalami kecelakaan di jalur wisata Gunung Bromo akibat rem blong, menewaskan enam orang penumpang dan melukai sejumlah lainnya.
PROBOLINGGO, SJP — Sebuah bus pariwisata yang membawa wisatawan dari Jember ini mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Wisata Gunung Bromo, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, pada Minggu (14/9/2025) siang. Kecelakaan yang diduga akibat rem blong tersebut menewaskan enam orang penumpang di tempat kejadian.
Korban tewas tersebut diidentifikasi sebagai tiga perempuan dewasa, dua anak laki-laki, dan satu laki-laki dewasa. Mereka adalah karyawan dan keluarga Rumah Sakit Bina Sehat Jember yang tengah berwisata ke Gunung Bromo.
Sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka dan dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis. Sopir bus, yang hanya mengalami luka ringan, telah dilarikan ke Puskesmas Sukapura.
Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 12.25 WIB. Muhammad Abdullah (33), saksi mata, mendengar suara benturan keras dari luar rumahnya.
“Saat saya keluar, terlihat sebuah bus pariwisata sudah terperosok di parit. Dari informasi yang saya terima, rombongan tersebut berasal dari Jember usai wisata ke Gunung Bromo,” ujar Abdullah di lokasi kejadian.
Abdullah menambahkan bahwa berdasarkan penuturan sopir, bus sudah mengalami rem blong sejak di batas wilayah Lumbang saat menurun menuju terminal.
Karena sisi kiri jalan ramai kendaraan, sopir terpaksa membanting setir ke kanan untuk mencari hambatan agar bus berhenti.
“Akibat kecepatan di turunan, benturan di sisi kanan bus sangat keras. Bagian kanan bus dari depan hingga belakang rusak parah,” jelasnya.
Tim kepolisian dan petugas gabungan masih melakukan proses evakuasi dan olah TKP. Korban jiwa telah dibawa ke kamar jenazah RSUD Moh Saleh untuk identifikasi lebih lanjut.
Bus bernomor polisi P 7221 UG itu kini telah diamankan untuk penyelidikan penyebab pasti kecelakaan. (*)
Editor : Danu S
What's Your Reaction?

