Mobil Siaga Desa Sulit Dipinjam, Warga di Gresik Mengamuk hingga Lempar Kursi

Mereka menggeruduk Kantor Pemdes Banyutengah setempat untuk meluapkan emosi. Audiensi dengan kepala desa sempat terjadi sebelum ricuh aksi lempar-lempar kursi dan terekam ponsel warga viral di media sosial.

30 Jun 2025 - 19:47
Mobil Siaga Desa Sulit Dipinjam, Warga di Gresik Mengamuk hingga Lempar Kursi
Tangkapan layar warga menggeruduk Kantor Pemdes Banyutengah, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP - Sejumlah warga Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, mengamuk ke kantor desa setempat, Senin (30/6/2025). Warga yang berjumlah hampir seratus orang tersebut ngamuk lantaran mobil siaga desa sulit dipinjam untuk keperluan masyarakat. 

Mereka menggeruduk Kantor Desa Banyutengah untuk meluapkan emosi. Audiensi dengan kepala desa sempat terjadi sebelum ricuh yang diwarnai aksi lempar-lempar kursi. Bahkan, kericuhan sempat terekam ponsel warga hingga viral di media sosial.

Dari informasi yang dihimpun, warga mengamuk karena salah seorang warga terkena Demam Berdarah Dengue (DBD) yang kondisi kritis, kesulitan meminjam mobil siaga, pada Minggu (29/6/2025) dini hari. 

Pihak keluarga sempat menghubungi perangkat desa untuk meminjam mobil siaga, namun tak kunjung mendapat jawaban pasti karena saling lempar pemegang kunci.

Karena tak ada pilihan lain, penderita DBD dibawa ke Puskesmas menggunakan kendaraan tosa milik warga. Kemudian ia langsung dirujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik dan dinyatakan meninggal dunia. 

Kapolsek Panceng Iptu Nasuka, membenarkan adanya aksi protes warga Desa Banyutengah terhadap pemerintah desa (Pemdes) Banyutengah. Menurut dia, kejadian itu hanya salah paham terkait peminjaman mobil siaga. 

Menurut dia, sempat terjadi ketegangan saat audiensi hingga terjadinya pelemparan kursi.

"Hanya kesalahpahaman, mereka ke kantor desa meminta pertanggungjawaban," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow