Rumah Pensiunan PNS di Blitar Dibobol Maling, Perhiasan Emas Raib
Rumah milik pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar dibobol maling. Perhiasan emas yang disimpan dalam lemari raib dibawa maling.
KOTA BLITAR, SJP - Aksi pencurian atau pembobolan terjadi di sebuah rumah milik pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayah Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar pada Ahad (25/1/2026) siang.
Pelaku diduga masuk rumah dengan merusak bagian jendela dapur saat kondisi rumah sedang kosong.
Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar mengatakan korban sekaligus pelapor bernama Sri Waluya Ningsih (63) sedang pensiunan PNS warga Jalan Ahmad Yani, Kelurahan/Kecamatan Sananwetan Kota Blitar diketahui meninggalkan rumah pada pukul 08.00 WIB untuk mencari makan di daerah Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.
"Saat pagi korban pergi ke Talun untuk mencari makan bersama suaminya bernama Sugeng Riyadi. Sebelum pergi, seluruh pintu rumah dalam keadaan terkunci dan saat pulang kaget dengan kondisi dalam yang sudah berantakan," kata dia, Senin (26/1/2026).
Namun, saat kembali sekira pukul 11.30 WIB, korban mendapati kondisi rumah sudah berantakan. Lemari pakaian di dalam rumah dan kamar terbuka dengan isi berserakan di lantai. Korban juga melihat jendela kaca nako dapur dalam keadaan terbuka, setelah dua kaca nako beserta besi teralisnya terlepas dari rangka.
"Saat dicek, sejumlah barang hilang. Meliputi, perhiasan emas berupa satu kalung seberat 10 gram, sepasang anting 3 gram, serta tiga gelang emas dengan berat masing-masing 3 gram, 2 gram, dan 2 gram.
Bahkan, tiga botol minyak goreng kemasan 2 liter dan tiga sabun mandi isi ulang 400 ml juga hilang," jelasnya.
AKP Samsul menyebut pada bagian belakang rumah, korban menemukan kaca jendela yang dilepas tergeletak di bawah jendela serta sebuah tangga yang disandarkan di tembok belakang sebelah barat rumah, diduga digunakan pelaku untuk masuk.
"Kemudian korban menyuruh anaknya untuk menghubungi call center Polres Blitar Kota dan tak lama petugas datang melakukan oleh TKP," ujar dia.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp30 juta. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak Polres Blitar Kota, sementara pelaku masih dalam pencarian. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

