Mobil Kades di Trenggalek Dibakar Warga, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Usai melakukan pembakaran, pelaku langsung melarikan diri. Hingga Senin malam, keberadaannya belum berhasil ditemukan.

18 Aug 2025 - 21:29
Mobil Kades di Trenggalek Dibakar Warga, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Mobil milik Kades Wonokerto, Trenggalek, dan sepeda motor ketua RT setempat yang dibakar warga. (Beny/SJP)

TRENGGALEK, SJP - Aksi nekat dilakukan seorang warga Desa Wonokerto, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek. Seorang pria bernama Sutarmin alias Ketro membakar mobil milik Kepala Desa (Kades) Wonokerto, Eko Wardoyo, serta sepeda motor Ketua RT setempat, pada Ahad (17/8/2025) malam.

Tidak hanya itu, pelaku juga sempat menyerang kepala desa menggunakan senjata tajam. Beruntung, serangan tersebut tidak sampai menimbulkan luka serius.

Menurut ketua RT 24 Wonokerto, Sutaji, peristiwa bermula ketika perangkat desa mendapat laporan adanya kambing warga yang tiba-tiba dibacok oleh pelaku. Kades bersama ketua RT dan sejumlah perangkat desa kemudian mendatangi rumah pelaku untuk menanyakan permasalahan.

Namun bukannya memberi penjelasan, pelaku justru keluar sambil membawa sabit dan berusaha menyerang Kades serta perangkat desa.

“Terus mau bacok teman-teman termasuk perangkat desa. Itu akhirnya Pak Lurah yang kena tapi ya tidak mempan karena pakai jaket,” ujar Sutaji, Senin (18/8/2025).

Karena situasi semakin tidak terkendali, perangkat desa berusaha menyelamatkan diri. Saat itulah pelaku membabi buta merusak mobil milik kepala desa dengan linggis. Tidak berhenti di situ, pelaku kemudian membakar mobil tersebut.

“Akhirnya setelah beberapa menit dibakar diambilkan api. Yang terbakar itu mobilnya Pak Lurah. Terus kalau sepeda motor milik saya,” tambah Sutaji.

Menurut keterangan saksi, sebelum peristiwa berlangsung, pelaku sudah terlihat mondar-mandir dan berperilaku aneh. Bahkan warga menduga pelaku mengalami gangguan jiwa yang kambuh.

“Kelihatannya ada gangguan jiwa, kumat-kumatan. Awalnya itu sejak pagi mondar-mandir gitu loh. Tidak ada perselisihan dengan tetangga,” jelas Sutaji.

Polisi Lakukan Pencarian

Usai melakukan pembakaran, pelaku langsung melarikan diri. Hingga Senin malam, keberadaannya belum berhasil ditemukan.

Aparat kepolisian bersama masyarakat masih terus melakukan pencarian hingga kawasan hutan.

Dari informasi sejumlah warga, Sutarmin sebelumnya pernah menjalani perawatan di poli kejiwaan. Namun hingga kini polisi masih mengumpulkan keterangan saksi sekaligus menelusuri keberadaan pelaku. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow