Misteri Bocah Hilang di Gresik: Tujuh Hari Pencarian Tak Ditemukan, Tim SAR Hentikan Operasi
Pencarian terhadap bocah bernama Ahmada Ainunhaq (9) dinyatakan hilang warga Desa Dukunanyar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menemui titik akhir. Tim SAR menyatakan berhenti melakukan pencarian selama 7 hari korban tak ditemukan.
GRESIK, SJP — Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), Tim SAR menghentikan pencarian terhadap bocah bernama Ahmada Ainunhaq yang dinyatakan hilang. Berhentinya operasi pencarian bocah berusia sembilan tahun, warga Desa Dukunanyar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini dilakukan pada hari ke-7 pencarian pada Ahad (8/6/2025).
"Kalau SOP dari Basarnas tujuh hari pencarian, karena tidak ada tanda-tanda kita berhentikan," kata Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik F.X. Driatmiko Herlambang.
Miko mengatakan, selama tujuh hari pencarian petugas gabungan BPBD Gresik, dibantu tim relawan SAR Ujungpangkah, relawan Ambulan, RAPI, Basarnas, BPBD Provinsi Jawa Timur, dan warga setempat, tidak menemukan kendala.
Hanya saja selama pencarian menyusuri Sungai Bengawan Solo, petugas menemukan banyak sampah dan tanaman eceng gondok. "Kita sudah mengurai itu tetapi tidak ada tanda-tanda ditemukan korban," jelasnya.
Indikasi lain korban selain diduga hilang tercebur ke Sungai Bengawan Solo merupakan wewenang dari pihak kepolisian. Petugas gabungan menyatakan indikasi tercebur Sungai Bengawan Solo, karena dari beberapa informasi seperti kamera CCTV korban mengarah ke bantaran.
"Maka kita asumsikan korban tercebur atau berada di sekitar sungai. Maka dari itu kita sisir Sungai sampai ke muara tidak kunjung ditemukan," jelasnya.
Ia mengimbau, kepada masyarakat apabila ada yang menemukan tanda-tanda terhadap korban agar segera dilaporkan. Sejumlah perangkat desa, kepolisian, dan pihak-pihak terkait siap untuk menyelesaikan kasus ini.
"Kita siap membantu lagi kalau di indikasikan ketemu (korban)," pungkas Miko.
Diketahui, korban bernama Ahmada Ainun Haq (9), anak berkebutuhan khusus yang dilaporkan hilang sejak Sabtu pagi, 31 Mei 2025. Terakhir kali ia terlihat seusai sarapan sekitar pukul 06.00 WIB.
Indikasi korban tercebur di Bengawan Solo baru terungkap pada hari Senin, setelah ditemukannya rekaman CCTV yang memperlihatkan korban berjalan menaiki tanggul di sisi sungai. (*)
Editor : Danu S
What's Your Reaction?

