BPBD Jombang Catat Ratusan Bencana Sepanjang 2025, Banjir Masih Dominan

Januari 2025 menjadi bulan paling rentan dengan 122 kejadian. Banjir mendominasi sebanyak 61 kali, diikuti 50 kejadian dalam kategori lain seperti evakuasi jenazah serta penanganan hewan berbisa dan berbahaya.

01 Jan 2026 - 21:41
BPBD Jombang Catat Ratusan Bencana Sepanjang 2025, Banjir Masih Dominan
Bupati Jombang, Warsubi bersama tim BPBD Jombang saat meninjau lokasi terdampak bencana alam. (Ist/SJP)

JOMBANG, SJP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang mencatat ratusan kejadian bencana alam sepanjang tahun 2025. Data per 6 Desember 2024 menunjukkan bencana tersebar merata dengan puncak tertinggi terjadi pada awal tahun.

Januari 2025 menjadi bulan paling rentan dengan 122 kejadian. Banjir mendominasi sebanyak 61 kali, diikuti 50 kejadian dalam kategori lain seperti evakuasi jenazah serta penanganan hewan berbisa dan berbahaya.

Frekuensi bencana tetap tinggi dalam tiga bulan berikutnya. Februari mencatat 72 kejadian, Maret 68 kejadian, dan April 75 kejadian. Selain banjir, angin kencang juga kerap terjadi, terutama pada Februari dengan 8 laporan.

Pada pertengahan hingga akhir tahun, pola bencana berfluktuasi. September menjadi bulan dengan kejadian tertinggi kedua (78 kejadian), ditandai peningkatan kebakaran hutan dan lahan sebanyak 12 kali. Kebakaran permukiman dan tempat usaha juga dilaporkan dalam periode ini.

Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, yang disampaikan melalui Supervisor Stevy Maria, mengaitkan tingginya angka bencana dengan cuaca ekstrem dan aktivitas masyarakat.

"Banjir masih paling dominan, terutama di awal tahun akibat intensitas hujan tinggi. Sementara di musim kemarau, kami mencatat peningkatan kebakaran, baik permukiman maupun hutan dan lahan," jelas Stevy Maria, Kamis (1/1/2026).

Ditegaskannya, BPBD terus meningkatkan kesiapsiagaan melalui penguatan koordinasi lintas sektor, kesiapan personel, dan edukasi masyarakat.

"Masyarakat diimbau tetap waspada, mengenali potensi bencana di lingkungannya, dan segera melaporkan kondisi darurat untuk penanganan cepat," pungkas Stevy. 

BPBD Jombang memastikan komitmennya memberikan respons cepat dan pelayanan terbaik guna meminimalkan dampak bencana bagi warga. (*)

Editor: Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow