Kemeriahan Festival Balon Udara di Tulungagung: 43 Balon Mengudara Ditonton oleh Ribuan Warga

Bertajuk Bhayangkara Tulungagung Ballon Festival 2025, festival ini diikuti 43 balon udara yang diterbangkan oleh 39 tim peserta dari berbagai daerah.

08 Jun 2025 - 20:30
Kemeriahan Festival Balon Udara di Tulungagung: 43 Balon Mengudara Ditonton oleh Ribuan Warga
Pada Bhayangkara Tulungagung Ballon Festival 2025 ini, sebanyak 43 balon udara yang diterbangkan oleh 39 tim peserta dari berbagai daerah. (Beny for SJP)

TULUNGAGUNG, SJP - Untuk pertama kalinya, di Kabupaten Tulungagung digelar festival balon udara. Bertajuk Bhayangkara Tulungagung Ballon Festival 2025, acara yang berlangsung di Lapangan Desa Notorejo, Kecamatan Gondang, pada Minggu (8/6/2025) pagi ini berlangsung meriah. Ribuan warga yang memadati lokasi, tampak antusias menyaksikan puluhan balon udara raksasa indah yang menghiasi langit.

Festival balon udara tanpa awak ini diinisiasi oleh Polres Tulungagung sebagai bentuk wadah bagi para pecinta balon udara untuk menyalurkan hobinya secara aman dan tertib.

Total terdapat lebih dari 43 balon udara yang diterbangkan oleh 39 tim peserta dari berbagai daerah. Sebanyak 18 tim berasal dari wilayah Tulungagung dan 1 dari Trenggalek, sementara 20 tim lainnya merupakan peserta dari Wonosobo, yang dikenal sebagai daerah dengan tradisi balon udara yang kuat.

"Penonton prediksi kita antara seribu sampai 2 ribu orang, ternyata ini lebih dari 5 ribu, mungkin 10 ribu," tutur Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi.

AKBP Muhammad Taat mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat agar dapat menerbangkan balon secara bertanggung jawab tanpa membahayakan keselamatan penerbangan, menyebabkan kerusakan jaringan listrik, kebakaran, dan lain sebagainya.

"Masyarakat yang hobi bikin balon silahkan, bikin balon sebagus-bagusnya tapi diikat. Sehingga balon udara tidak lagi mengganggu tapi justru memberi manfaat bagi masyarakat," ujar AKBP Muhammad Taat Resdi.

Menurut Kapolres, antusias masyarakat Tulungagung dan sekitarnya sangat tinggi dengan festival balon udara ini. 

Sementara itu jumlah pelaku UMKM yang turut ambil bagian dalam acara ini, dari yang semula terdaftar sebanyak 30 UMKM berkembang menjadi 250.

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, turut hadir dan menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa festival balon udara ini bukan hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga berpotensi besar untuk menggerakkan ekonomi lokal, khususnya sektor UMKM yang turut ambil bagian dalam festival.

"Ini adalah bukti nyata bahwa semua stakeholder di Tulungagung bersatu, saling bahu-membahu untuk mewujudkan ketentraman, guyub rukun, agar masyarakat senang dengan adanya kegistan ini," ungkap Gatut Sunu.

Di sisi lain, salah satu peserta asal Wonosobo, Muhamad Ismail, mengaku senang bisa ikut serta dalam acara ini. Ia merasa terkesan dengan antusiasme masyarakat Tulungagung, meski cuaca sempat kurang mendukung dan hujan mengguyur lokasi, yang menyebabkan beberapa balon gagal mengudara.

"Mudah-mudahan di tahun depan bisa mengundang dari Wonosobo lagi, semoga cuacanya cerah tidak seperti hari ini," harap Ismail.

Meski gelaran perdana, festival ini tetap berlangsung meriah. Warga tampak antusias berbondong-bondong datang sejak pagi untuk menyaksikan balon udara, berswafoto, dan mencicipi aneka kuliner lokal dari stan UMKM yang tersedia di sekitar area festival.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berencana menggelar festival serupa dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung pada akhir tahun 2025 mendatang. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan yang memperkuat budaya lokal dan mendorong sektor pariwisata. (Beny/**)

Editor : Danu S

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow