Minibus Rombongan Santri Terguling dan Tabrak Truk Parkir di Tulungagung, Sopir Luka Berat
Diketahui minibus rental tersebut membawa rombongan santri dari Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Pare, Kabupaten Kediri, hendak menuju Pantai Sine, Tulungagung.
TULUNGAGUNG, SJP - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Tulungagung-Blitar, tepatnya di Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Rabu (21/1/2026) siang. Sebuah minibus yang mengangkut rombongan santri terguling sebelum akhirnya menabrak sebuah truk pasir yang sedang parkir di bahu jalan.
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Muhammad Taufik Nabila melalui anggotanya Bripka Wahyu Supiono, mengatakan minibus bernomor polisi AG 7052 E tersebut dikemudikan Khoirul Rozikin dan membawa rombongan santri Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Pare, Kabupaten Kediri. Peristiwa terjadi sekira pukul 11.10 WIB.
Kecelakaan bermula saat minibus berisi 12 orang termasuk sopir, melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi. Saat minibus berusaha menyalip kendaraan di depannya, dari arah berlawanan muncul kendaraan lain sehingga sopir panik dan membanting setir.
“Mobil Elf melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi. Saat menyalip kendaraan di depannya, dari arah berlawanan ada kendaraan lain sehingga sopir membanting setir ke kiri. Kendaraan kemudian oleng, terguling ke kanan, dan setelah itu baru menghantam truk dump yang sedang parkir di bahu jalan sebelah selatan,” ujar Bripka Wahyu Supianto.
Akibat kejadian tersebut, delapan orang penumpang minibus mengalami luka-luka. Satu di antaranya, yakni pengemudi minibus, mengalami luka berat pada bagian kepala dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
“Total penumpang ada 12 orang termasuk sopir. Delapan orang kami evakuasi ke fasilitas kesehatan. Empat orang dirawat di RSUD dr. Iskak Tulungagung dan empat lainnya sempat dirawat di puskesmas lalu diperbolehkan pulang. Sopir mengalami luka berat di bagian kepala,” jelas Bripka Wahyu.
Sementara itu, pengemudi truk pasir bernama Agung Prasetyo, warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka. Saat kejadian, truk dalam kondisi parkir dan pengemudi sedang beristirahat di dalam kabin.
“Pengemudi truk dalam kondisi sehat, tidak mengalami luka. Saat kejadian sedang tidur di dalam kabin, posisi kepala di bangku penumpang dan kaki di bangku sopir,” tambahnya.
Diketahui, rombongan santri tersebut hendak menuju Pantai Sine, Tulungagung, untuk kegiatan rekreasi. Saat ini, kasus kecelakaan lalu lintas tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung.
Pada Rabu sore, perwakilan dari pihak pondok pesantren juga telah mendatangi kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung untuk keperluan penanganan lebih lanjut. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

