Meski Belum Final, Kunjungan Wisata Kabupaten Blitar Tembus 2,9 Juta
Kunjungan wisatawan di Kabupaten Blitar pada periode Januari-Oktober 2025 tembus 2,9 orang. Jumlah ini diprediksi bakal meningkat drastis, terlebih masih ada momen libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
BLITAR, SJP - Jumlah kunjungan wisata di Kabupaten Blitar sepanjang Januari hingga Oktober 2025 tercatat mencapai 2,9 juta orang.
Angka tersebut masih bersifat sementara karena data kunjungan pada bulan November dan Desember 2025 belum seluruhnya masuk dalam rekapitulasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Blitar.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Blitar Eko Susanto mengatakan rekap kunjungan wisatawan pada tahun ini baru mencangkup sepuluh bulan pertama.
"Data kunjungan tempat wisata yang kami rekap baru Januari-Oktober. Untuk November-Desember masih proses rekap," kata dia, Selasa (23/12/2025).
Sebagai perbandingan, jumlah kunjungan wisata di Kabupaten Blitar selama Januari hingga Desember 2024 tercatat mencapai 3,2 juta orang. Meski data 2025 belum final, Eko optimis capaian kunjungan wisata tahun ini tidak akan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.
Menurutnya, momen libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 menjadi periode dengan peningkatan jumlah kunjungan wisata.
"Desember ini ada libur panjang Natal dan Tahun Baru. Biasanya jumlah kunjungan wisata meningkat pada momen itu," ujarnya.
Disbudpar mencatat ada tujuh destinasi wisata dengan jumlah kunjungan tertinggi sepanjang tahun 2025. Meliputi, Kampung Coklat, Pemandian Sumur Amber, Pantai Serang, Blitar Park, Pendopo Ageng dan Rest Area Hand Asta Sih, Blitar Fantasy World serta Kebun Teh Sirah Kencong.
"Kami mencatat ada tujuh destinasi wisata di Kabupaten Blitar dengan jumlah kunjungan wisatawan tertinggi pada tahun 2025 ini," terangnya.
Lebih lanjut Eko menambahkan meningkatnya kunjungan wisata memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah. Mulai dari aktivitas pelaku UMKM, sektor kuliner, hingga perhotelan ikut terdongkrak seiring meningkatnya jumlah wisatawan. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

