Mengenal Sorem, Band Lokal Probolinggo yang Bakal Tour ke Beberapa Negara
Selain akan tour di beberapa negara seperti Australia dan Vietnam, karya Band Sorem dari Kota Probolinggo juga bisa dinikmati melalui platform musik digital seperti Spotify
KOTA PROBOLINGGO, SJP - Bicara soal musik, Kota Probolinggo mungkin tidak seperti Surabaya atau Bandung yang melahirkan banyak musisi.
Namun siapa sangka, ada band lokal di Kota Probolinggo yang rupanya bakal dikenal di luar negeri atau di dunia internasional.
Band lokal itu adalah Sorem. Band ini lahir pada 7 Juli 2012 dan diinisiasi oleh tiga orang. Yakni Heldra, Eitaz dan Pras.
Nama Sorem bisa diartikan temaram atau cahaya yang tak terlalu terang. Hal ini identik dengan aliran musiknya, yaitu black metal.
Sorem, juga dianggap memiliki makna sesuatu yang khusus. Diambil dari istilah Semar yang juga mempunyai harapan ada ruang khusus untuk digali lebih dalam.
Dari tahun 2012 itu, kini Sorem mempunyai empat orang personel yaitu Eitaz (gitaris), Luph (vokalis), Totok (basssis) dan Gatot (drum).
"Perjalanannya cukup panjang ya, mulai tahun 2012 hingga kini. Sorem juga fokus pada karya dan remakan beberapa lagu yang kini sudah mempunyai tiga album," ujar Eitaz, Sabtu (24/03/2025).
Tiga album itu adalah “Legion ov Tengger Land” pada tahun 2016 dengan jumlah 8 lagu. Ini merupakan album perdana Sorem.
Kemudian album kedua yaitu “Bhairawa” pada tahun 2018 dengan 8 lagu, serta album ketiganya yaitu “Esoteria” tahun 2024 yang juga dengan jumlah 8 lagu.
Untuk mendengarkan lagu-lagu dari Sorem, kita juga bisa mendengarkan di platform musik digital seperti YouTube Musik hingga Spotify.
Tour ke Beberapa Negara
Tahun ini, Sorem bisa dibilang golden era di tahun ini. Sebab ada jadwal tour ke beberapa negara. Seperti Australia.
Di Australia, album dirilis ulang di sana. Bahkan hal ini berawal dari difasilitasi oleh warga Indonesia yang bekerja di Australia.
"Setelah lagu Sorem beberapa ditunjukkan, akhirnya ditawari untuk manggung di Australia yang nanti jika tak ada halangan itu tanggal 18 Oktober 2025," ujarnya.
Tour di beberapa negara tersebut bukan hanya diawali di Australia. Sebab yang terdekat pada 31 Mei 2025 mendatang, Sorem akan perform di Hanoi, Vietnam.
Di sana Sorem mendapatkan tawaran perform dari fans mereka yang rutin berlangganan rilis album mereka.
"Sehingga di Vietnam, akhirnya Sorem juga ditawari untuk manggung. Setelah kita bicarakan kita akhirnya sepakat untuk berangkat," tambah Eitaz di kediamannya yang juga jadi basecamp Sorem Jalan Mastrip, Blok Kelapa Sawit , Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedopok.
Kemudian, tour Sorem berlanjut ke Malaysia pada tanggal 7 Februari 2026, tour di Malaysia menjadi rangkaian penutup Sorem di beberapa negara.
"Tapi bisa saja nanti di perjalanan juga ada tawaran perform di negara lain juga. Semoga ini dilancarkan, sehingga bisa membawa juga nama Kota Probolinggo di bidang musik," harapnya.
Saat ini, dia mengaku mulai menyiapkan beberapa persyaratan untuk perjalanan Sorem ke luar negeri seperti paspor dan lainnya.
Minim Fasilitas dari Pemerintah
Ketika ditanya bagaimana bentuk perhatian pemerintah setempat, yaitu Kota Probolinggo, Sorem mengaku minim fasilitas.
"Sejauh ini belum ada perhatian sama sekali dari pemerintah khususnya Kota Probolinggo. Sehingga kita murni berjalan mandiri sampai saat ini," ujarnya.
Salah satunya, pada tahun 2018, ketika dapat tawaran manggung di Jepang dan Korea yang mengharuskan untuk pengurusan Visa.
"Kira berkirim surat waktu itu, tapi tidak ada respons dengan harapan ada fasilitasi. Namun waktu juga mepet sehingga akhirnya tidak jadi," ulasnya.
Dia pun berharap, ke depannya ada perhatian lebih dari Pemerintah Kota Probolinggo. Tidak hanya Sorem, namun musisi lainnya.
"Kita tidak minta apa-apa sebenarnya. Tapi kalau ada kolaborasi kan lebih enak. Karena ini juga demi kebaikan baik musisi dan Kota Probolinggo. Apalagi sekarang dengan pemerintahan yang baru ini," tutupnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

