Festival Kincir Angin Plaza Bukit Surga Sawahan Nganjuk Resmi Dibuka, Ribuan Wisatawan Mulai Berdatangan

Festival Kincir Angin di Plaza Bukit Surga ini bukan sekadar menyajikan pemandangan yang indah, tetapi merupakan sebuah trigger atau pemantik ekonomi kreatif. Melalui event seperti ini, kita langsung melibatkan UMKM lokal, mengenalkan produk kerajinan desa, sekaligus membuktikan bahwa potensi alam

11 Jul 2026 - 21:05
Festival Kincir Angin Plaza Bukit Surga Sawahan Nganjuk Resmi Dibuka, Ribuan Wisatawan Mulai Berdatangan
Kadis Disporabudpar Nganjuk Gunawan Widagdo didampingi Kang Mas dan Mbk Yu di acara Festival Kincir Angin di Plaza Bukit Surga Desa Barengan Sawahan (Foto: Kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP – Ribuan kincir angin warna-warni menghiasi kawasan wisata Plaza Bukit Surga di Desa Bareng, Kecamatan Sawahan, Sabtu (11/7/2026).

Instalasi yang berputar mengikuti hembusan angin pegunungan itu menjadi penanda dibukanya Festival Kincir Angin, sebuah atraksi wisata baru yang diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.

Festival ini memadukan keindahan alam perbukitan dengan kreativitas seni instalasi yang dikembangkan oleh masyarakat bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Ribuan kincir angin yang memenuhi kawasan wisata tersebut menjadi daya tarik baru bagi pengunjung, terutama sebagai lokasi swafoto.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Nganjuk, Gunawan Widagdo, mengapresiasi inisiatif Pemerintah Desa Bareng dan Pokdarwis yang dinilainya berhasil menghadirkan inovasi pariwisata berbasis masyarakat.

Menurutnya, Festival Kincir Angin bukan sekadar menghadirkan pemandangan yang menarik, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi kreatif karena melibatkan pelaku UMKM, mengenalkan produk kerajinan lokal, serta mengoptimalkan potensi alam desa menjadi destinasi wisata bernilai ekonomi.

"Kami dari pihak dinas sangat bangga dan mengapresiasi kreativitas warga serta jajaran Pemerintah Desa Bareng. Festival Kincir Angin di Plaza Bukit Surga ini bukan sekadar menyajikan pemandangan yang indah, tetapi merupakan pemantik ekonomi kreatif. Melalui event seperti ini, kita langsung melibatkan UMKM lokal, mengenalkan produk kerajinan desa, sekaligus membuktikan bahwa potensi alam jika dikelola dengan sentuhan inovasi yang tepat akan menghasilkan nilai ekonomi yang tinggi bagi masyarakat sekitar," ujar Gunawan.

Ia menambahkan, Disporabudpar akan terus memberikan pendampingan kepada destinasi wisata desa agar mampu berkembang dan bersaing. Penguatan aspek 4S, yakni Safety, Security, Service, dan Satisfaction, menjadi perhatian utama agar wisatawan merasa aman, nyaman, dan terdorong untuk kembali berkunjung.

Gunawan juga menilai Festival Kincir Angin memiliki potensi besar sebagai ikon wisata kreatif Kabupaten Nganjuk. Karena itu, pihaknya memanfaatkan momentum keikutsertaan Kangmas dan Mbakyu Nganjuk dalam ajang Raka Raki Jawa Timur sebagai media promosi destinasi tersebut.

"Festival Kincir Angin di Desa Bareng merupakan salah satu permata pariwisata baru yang lahir dari kreativitas masyarakat dan Pokdarwis. Momentum Pemilihan Raka Raki Jawa Timur kami manfaatkan untuk memperkenalkan destinasi ini kepada masyarakat yang lebih luas. Kami ingin menunjukkan bahwa Nganjuk memiliki wisata yang indah sekaligus mampu memberdayakan ekonomi masyarakat," katanya.

Sejak resmi dibuka, Festival Kincir Angin menarik antusiasme masyarakat. Pengunjung tidak hanya berasal dari Kabupaten Nganjuk, tetapi juga dari sejumlah daerah lain yang datang untuk menikmati panorama ribuan kincir angin yang berputar di tengah hamparan perbukitan.

Pemerintah Desa Bareng berharap festival ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus dikembangkan. Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Festival Kincir Angin diharapkan mampu memperkuat posisi Kecamatan Sawahan sebagai salah satu destinasi unggulan wisata alam dan wisata kreatif di Kabupaten Nganjuk. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow