Pemdes Barengan Nganjuk Bantah Miskomunikasi Festival, Sebut Panitia Kelelahan Usai Bersih Desa

Jogoboyo Desa Bareng Nyuwito, memberikan klarifikasinya. Mewakili Pemdes Barengan Sawahan meluruskan bahwa situasi yang terjadi bukanlah salah koordinasi, melainkan murni karena faktor kelelahan fisik dari para anggota di lapangan.

11 Jul 2026 - 22:30
Pemdes Barengan Nganjuk Bantah Miskomunikasi Festival, Sebut Panitia Kelelahan Usai Bersih Desa
Jogoboyo Desa Bareng Sawahan Nyuwito (Foto: Kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP - Terkait isu kurangnya koordinasi antara pihak desa dengan pengelola acara dalam pelaksanaan sebuah festival lokal baru-baru ini, Jogoboyo Desa Bareng, Nyuwito, memberikan klarifikasinya. 

Mewakili Pemdes Bareng Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk, pihaknya meluruskan bahwa situasi yang terjadi bukanlah salah koordinasi, melainkan murni karena faktor kelelahan fisik dari para anggota di lapangan.

Menurut Nyuwito, rentetan acara yang padat termasuk kegiatan bersih desa yang baru saja selesai dilaksanakan membuat stamina para pemuda Karang Taruna dan pihak terkait cukup terkuras. Hal inilah yang sempat menimbulkan kesan kurangnya kesiapan di mata publik.

"Ini bukan salah koordinasi, melainkan karena teman-teman banyak yang kelelahan setelah mengikuti rangkaian acara desa sebelumnya. Semangatnya saja yang agak menurun karena capek," ujar Nyuwito saat diwawancarai di lokasi acara, Sabtu (11/7/2026).

Selain meluruskan isu miskomunikasi, Nyuwito juga memaparkan kondisi pengelolaan anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) saat ini. Untuk tahun 2026, ia menyebutkan bahwa kontribusi dan capaian BUMDes cenderung stagnan atau sama dengan tahun sebelumnya. 

"Keterbatasan dana desa menjadi kendala utama dalam menambah alokasi anggaran, khususnya untuk pengembangan sektor pengelolaan pariwisata," kata Nyuwito 

Ia berharap melalui momentum ini, Desa Wisata Bareng dapat berkembang lebih maju dan semakin dikenal luas oleh masyarakat.

"Harapan kami tentunya agar Desa Wisata Bareng bisa semakin maju. Selain itu, kegiatan positif seperti ini diharapkan mampu membuat Kabupaten Nganjuk terus melesat dalam hal prestasi dan promosi wisatanya," tutur Nyuwito

Lebih lanjut, Nyuwito juga mengonfirmasi adanya penurunan pada pos anggaran pariwisata untuk objek wisata Bukit Surga. Penurunan ini disinyalir berbanding lurus dengan minimnya ketersediaan dana yang bisa dikucurkan oleh pihak desa pada tahun anggaran berjalan.

Dalam kesempatan yang sama, saat dikonfirmasi mengenai ketidakhadiran Kepala Desa (Pak Lurah) dalam agenda festival tersebut, Nyuwito menjelaskan bahwa yang bersangkutan berhalangan hadir dikarenakan kondisi kesehatan yang kurang fit.

Lanjut Nyuwito, pihak pengelola berharap agar pelaksanaan kegiatan serupa di tahun-tahun mendatang dapat direncanakan dan ditata jauh-jauh hari.

"Evaluasi dini diharapkan mampu mematangkan konsep acara dan pengelolaan wisata desa agar menjadi lebih mantap dan maksimal," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow