Menelusuri Jejak Sejarah 807 Tahun Desa Merjosari Kota Malang, yang Pernah Jadi Kawasan Suci

Desa Merjosari di Kota Malang memiliki sejarah yang sangat panjang, dengan usia yang telah mencapai 807 tahun

15 Feb 2025 - 21:51
Menelusuri Jejak Sejarah 807 Tahun Desa Merjosari Kota Malang, yang Pernah Jadi Kawasan Suci
Penampakan tulisan merjosari di Taman Bunga Merjosari Kota Malang (Foto: Farhan/SJP)

KOTA MALANG, SJP - Desa Merjosari di Kota Malang memiliki sejarah yang sangat panjang, dengan usia yang telah mencapai 807 tahun. Desa ini, yang dianggap sebagai yang tertua di kawasan Malang, dan pernah menjadi bagian dari kekuasaan Kerajaan Singosari.

Informasi mengenai desa ini pertama kali tercatat dalam Staablad nomor 16 tahun 1819, yang menyebutkan bahwa Merjosari masuk dalam wilayah Onderdistrict Dau, District Penanggungan, Afdeling Malang. 

Menurut purbakalawan Suwardono, desa ini menyimpan makna historis yang penting. Ia menjelaskan bahwa nama Merjosari berasal dari kata "amrtajayasari," yang mengandung arti kesucian dan kejayaan. 

Selain itu, kata “merti” yang terdapat dalam nama ini juga berhubungan dengan kata "metro", yang merujuk pada sungai yang mengalir di desa tersebut.

"Nama Merjosari terkait dengan 'amrtajayasari,' yang memiliki makna kesucian dan kemakmuran. Kata 'merti' juga memiliki kaitan dengan sungai yang mengalir di desa ini," ujar Suwardono.

Selain itu, terdapat penemuan penting yang mendukung sejarah panjang Merjosari, yaitu prasasti Kertajaya, atau Merjosari II, yang ditemukan di dekat rumah petinggi Djojoredjo. 

Prasasti ini memuat tulisan dengan sistem penanggalan Jawa Kuno yang diperkirakan setara dengan tanggal 3 Mei 1216 Masehi. Lukisan garudamukha sebagai segel juga tercatat dalam prasasti tersebut.

Nama Merjosari juga diyakini berasal dari prasasti Kertajaya, yang dalam salah satu barisnya menyebutkan kata “murttijaya.” 

Suwardono menambahkan, “Kata murttijaya mengingatkan pada nama kuno Desa Merjosari, yaitu Merjoyo.”

Suwardono dan Rakai Hino juga berpendapat bahwa Merjosari pada zaman dahulu merupakan kawasan yang dianggap suci. Pendapat ini diperkuat oleh prasasti Kertajaya, yang kini disimpan di Museum Nasional Jakarta, serta catatan tertua dalam Topograpische Kaart Residentie Pasoeroean tahun 1886. 

Dalam catatan tersebut, nama Merjoyo diduga berasal dari perubahan kata "murttijaya" yang dalam dialek Jawa Baru menjadi "murttijoyo."

“Tidak mustahil kata itu begitu tertanam dalam ingatan masyarakat, sehingga kawasan ini dikenal sebagai murttijaya, yang lama kelamaan diucapkan menjadi Merjoyo,” jelas Rakai Hino.

Meskipun telah berusia 807 tahun, Desa Merjosari tetap menjadi salah satu warisan budaya yang penting di Malang. 

Sejarah panjangnya sebagai desa yang pernah menjadi kawasan suci dan memiliki keterkaitan dengan Kerajaan Singosari menjadikannya bagian penting dalam memahami perkembangan budaya dan sejarah di daerah tersebut. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow