Terdampak Efisiensi Anggaran, KPU dan Bawaslu Bondowoso Kembalikan Kendaraan Operasional

KPU Bondowoso sudah mengembalikan kendaraan operasional pada 12 Februari 2025 kemarin. Sementara, Bawaslu Bondowoso terjadwal 19 Februari 2025 untuk mengembalikan kendaraan operasionalnya.

15 Feb 2025 - 22:03
Terdampak Efisiensi Anggaran, KPU dan Bawaslu Bondowoso Kembalikan Kendaraan Operasional
Pintu masuk kantor KPU Bondowoso (foto : IG KPU/SJP)

BONDOWOSO, SJP - Instruksi Presiden (Inpres) nomor 1 tahun 2025 tentang efisiensi anggaran belanja negara, rupanya juga berdampak terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di setiap daerah. 

Termasuk di Kabupaten Bondowoso, KPU dan Bawaslu dipastikan mengembalikan mobil operasional yang memang diperuntukkan bagi ketua dan komisioner masing-masing. 

Berdasar data yang dihimpun, terdapat 6 unit mobil operasional KPU Bondowoso yang telah dikembalikan. Pengembalian tersebut dilakukan sejak 12 Februari 2025 kemarin. 

"Sudah dikembalikan, langsung diantarkan sendiri ke KPU Jawa Timur," ungkap Sekretaris KPU Bondowoso, Toidin, Sabtu (15/2/2025), melalui sambungan telepon. 

Meski demikian, dikatakannya, efisiensi anggaran tersebut tak berpengaruh terhadap keberadaan pegawai di kantor KPU Kabupaten Bondowoso. Artinya, tak ada pengurangan pegawai di kantor penyelenggara pemilihan umum (pemilu) ini. 

Bahkan, menurutnya, meskipun tak ada kendaraan operasional bagi petinggi-petinggi KPU Bondowoso ini, dipastikan tak akan mengganggu terhadap kinerja dan akan tetap sesuai dengan tugas serta fungsi KPU secara umum. 

"Tidak berpengaruh terhadap kinerja KPU. Untuk mobilisasi, saat ini ketua dan komisioner menggunakan kendaraan sendiri-sendiri. Ketika ada rapat atau pertemuan di luar kota, kita masih belum tahu teknisnya nanti seperti apa," ucapnya. 

"Tak akan mempengaruhi kinerja KPU," ujarnya menambahkan.

Hal senada juga disampaikan oleh Komisioner Bawaslu Bondowoso divisi pencegahan, partisipasi masyarakat (parmas) dan hubungan masyarakat (humas), Sholikhul Huda. 

Menurutnya, terdapat 5 mobil operasional komisioner Bawaslu yang akan dikembalikan, tepatnya pada tanggal 19 Februari 2025.

"Ada surat dari Bawaslu Jawa Timur, kita disuruh stand by di kantor karena nanti ada pihak ketiga yang akan menjemput mobil operasional tersebut," ungkapnya kepada Suarajatimpost.com.

Dirinya memastikan, efisiensi anggaran sesuai Inpres nomor 1 tahun 2025 tidak akan berimbas terhadap kinerja para komisioner di Bawaslu Bondowoso, termasuk dirinya. 

"Harus tetap profesional mengemban amanah yang diberikan," pungkas pria berkaca mata yang pernah menjadi jurnalis ini. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow