Melihat Lukisan Kontemporer Khas Ala Seniman di Gresik
Semiman Didik S Hadi warga Desa Kemuteran, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, turut menampilkan lukisan di pameran sanggar lentera yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Gresik.
GRESIK, SJP — Pameran Seni Rupa bertajuk Lentera Bersinar Lagi menampilkan sebanyak 25 karya lukisan di gedung DPRD Kabupaten Gresik, Jalan KH Wachid Hasyim, Kecamatan Gresik, Jumat (16/5/2025).
Salah satu karya yang menyita perhatian lukisan jenis kontemporer milik seniman Didik S Hadi warga Desa Kemuteran, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik.
Dua karya kontemporer turut dipamerkan tentang kehidupan sosial produksi kampung songkok dan persiapan hari raya Galungan.
"Dua karya tentang persiapan hari raya Galungan, di mana para orang tua membuat kue-kue yang unik sebelum hari raya Galungan. Berikutnya kampung songkok, lukisan ini menggambarkan orang-orang sedang menyulam kopyah. Ini terinspirasi banyaknya produksi kopyah di kampung saya," kata Didik, Jumat (16/5/2025).
Didik menceritakan, Desa Kemuteran, Kecamatan Gresik, menjadi tempat kelahirannya sebelum merantau ke pulau Bali sejak beberapa tahun terakhir.
Menekuni dunia seni rupa sejak sekolah menengah atas (SMA), ia merantau ke pulau Bali untuk menggali potensi sebagai pelukis handal.
Kerab Didik bekerja sama dengan warga negara asing (WNA) dalam hal seni rupa sampai sekarang.
"Ke Bali berkarya, kerja sama dengan orang luar negeri. Sekarang domisili di Gresik, kalau ada job ya masih ke Bali," jelasnya.
Ia menyebut, seni rupa melukis sudah menjadi pekerjaan selama bertahun-tahun. Sejumlah jenis lukisan telah dijalani mulai realisme, naturalisme, hingga kontemporer.
Sejak dua belas tahun terakhir, ia mengaku telah menemukan gaya khas sebagai pelukis kontemporer.
"Lama-lama menemukan jati diri sendiri selama dua belas tahun ini punya ciri khas. Lebih menonjolkan bentuk obyek kehidupan sosial sehari-hari. Kalau natural kekayaan alam dan sebagainya sudah saya tinggal," tambahnya.
Adapun dua lukisan yang dibawa dalam rangka pameran seni rupa komunitas seni Sanggar Lentera ini dijual Rp 6 juta dan Rp 8 juta.
Pameran seni rupa bertajuk Lentera Bersinar Lagi, berlangsung pada 14 –16 Mei 2025.
Para pelukis yang terlibat dalam pameran antara lain Kris Adji AW, M Syarifuddin, Achmad Feri, M Mas’udi Khoiri, Yayak Achmad Hidayat, Achmad Safi’i, Didik S Hadi, Erfi Sulistyanto, Achmad Husaeni, dan Riyanto. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

