Gudang Kayu di Boyolangu Terbakar Diduga Dipicu Pembakaran Sampah, Kerugian Jutaan Rupiah

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bangunan gudang mengalami kerusakan.

02 Jul 2026 - 23:16
Gudang Kayu di Boyolangu Terbakar Diduga Dipicu Pembakaran Sampah, Kerugian Jutaan Rupiah
Polisi lakukan olah TKP kebakaran di Desa Pucungkidul, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung. (Istimewa)

TULUNGAGUNG, SJP - Sebuah gudang kayu milik Budi Utomo di Dusun Glodokan, RT 1 RW 1, Desa Pucung Kidul, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, terbakar pada Kamis (2/7/2026) malam. Kebakaran diduga dipicu api dari pembakaran sampah di samping gudang yang kemudian merambat ke tumpukan kayu.

Kepala Seksi Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulungagung, Iwan Supriyono, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 18.40 WIB. Lima menit kemudian tim langsung diberangkatkan menuju lokasi dan tiba pada pukul 18.52 WIB. 

"Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan satu unit armada Damkar Karba, dua unit mobil water supply, dan satu unit armada Damkar Matra untuk mempercepat proses pemadaman agar api tidak meluas ke bangunan lain," ujar Iwan Supriyono.

Kebakaran bermula sekitar pukul 17.00 WIB saat pemilik membakar sampah di dekat gudang kayu. Api sempat ditunggu hingga menjelang Magrib dan dianggap telah padam. Setelah itu pemilik meninggalkan lokasi untuk melaksanakan salat Magrib, kemudian menghadiri kegiatan yasinan di rumah tetangga tanpa memastikan bara api benar-benar padam.

Sekitar pukul 18.30 WIB, salah seorang penghuni rumah membuka pintu gudang dan mendapati api sudah membesar hingga membakar gudang kayu dan kandang ayam. Saksi kemudian meminta pertolongan warga serta menghubungi Polsek Boyolangu dan Dinas Pemadam Kebakaran.

Iwan Supriyono menjelaskan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan api diduga berasal dari sisa pembakaran sampah yang masih menyala dan berada terlalu dekat dengan gudang kayu.

"Dugaan sementara, api berasal dari pembakaran sampah yang belum benar-benar padam sehingga merambat ke material kayu yang mudah terbakar. Saat petugas tiba, api sudah membesar sehingga kami langsung melakukan pemadaman dan pembasahan hingga dinyatakan aman pada pukul 19.37 WIB," jelasnya.

Iwan memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bangunan gudang mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian material mencapai Rp5 juta.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak meninggalkan lokasi pembakaran sebelum api dan bara benar-benar padam. Langkah sederhana ini sangat penting untuk mencegah kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian," pungkas Iwan Supriyono. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow