Masalah Sampah Masih Jadi PR di Kabupaten Blitar, Produksi Per Hari Capai 500 Ton

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blitar mencatat produksi sampah di wilayahnya mencapai 500 ton per harinya. Kondisi ini masih menjadi pekerjaan rumah (PR) Pemkab Blitar untuk segera ditangani.

22 Apr 2025 - 18:04
Masalah Sampah Masih Jadi PR di Kabupaten Blitar, Produksi Per Hari Capai 500 Ton
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blitar Achmad Cholik. (Foto : Ninda Kinanti)

BLITAR, SJP - Masalah sampah hingga saat ini masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang besar bagi pemerintah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencatat produksi sampah di wilayahnya mencapai 500 ton per harinya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blitar Achmad Cholik mengatakan setiap hari, warga Kabupaten Blitar dengan jumlah penduduk 1,3 juta jiwa dapat memproduksi sampah harian 0,3 kilogram jiwa per harinya. 

Sehingga, diestimasikan per hari ada 500 ton sampah yang dihasilkan warga dan yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) hanya 50 ton.

"Sisanya dikelola masyarakat, dan kita tidak tau dengan cara apa mengelolanya. Apakah itu sudah sesuai aturan atau belum, kita juga tidak tau," kata dia, Selasa (22/4/2025).

Cholik mengaku ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk pengelolaan sampah di Kabupaten Blitar, namun pihaknya belum bisa melakukan secara maksimal.

Pasalnya, saat ini DLH masih menunggu rancangan Perda pengelolaan sampah yang tengah dibahas di Pemprov Jatim.

Dalam rancangan Perda itu dibahas tentang pengelolaan sampah mulai dari tingkat bawah yakni desa hingga Kabupaten Blitar. Jika Ranperda ini sudah disetujui menjadi Perda, maka selanjutnya akan disosialisasikan kepada masyarakat dan pengelolaan sampah bisa dilakukan secara maksimal.

"Banyak yang harus dilakukan, sekarang Ranperda masih dibahas di Provinsi. Kalau Perda sudah turun kita bisa sosialisasikan secara masif, soal aturan TPS di tiap desa, adanya bank sampah dan lainnya. Terkait pengelolaan sampah di tingkat desa, sebagian memang sudah berjalan, tapi belum semua," ujarnya.

Cholik menambahkan, pengelolaan sampah di Kabupaten Blitar perlu adanya peran serta dari semua pihak, termasuk masyarakat. Salah satu caranya dengan membiasakan membuang sampah pada tempatnya dan memilahnya.

Selama ini, DLH melihat masih banyak masyarakat yang melakukan kebiasaan membuat sampah di sembarangan. Misalnya, di hutan, sungai dan lain sebagainya. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow