Hiburan Rakyat Sound Horeg di Jombang Ditiadakan saat Muktamar NU Ke-35

Kepastian pembatasan aktivitas hiburan masyarakat itu disampaikan langsung oleh Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan kepada wartawan.

26 Jul 2026 - 12:37
Hiburan Rakyat Sound Horeg di Jombang Ditiadakan saat Muktamar NU Ke-35
Ilustrasi sound horeg: magnific.com

JOMBANG, SJP — Kegiatan karnaval atau hiburan rakyat pada momen perayaan Hari Kemerdekaan RI bulan Agustus 2026 mendatang, yang bertepatan dengan agenda Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Jombang, tidak akan mengantongi perizinan.

Kepastian pembatasan aktivitas hiburan masyarakat itu disampaikan langsung oleh Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan kepada wartawan saat menerima kunjungan perwakilan panitia lokal Muktamar NU ke-35, Moh Abdulloh Rif'an Nashir, di Mapolres Jombang, Jumat (24/7/2026).

AKBP Ardi Kurniawan memastikan tidak akan menerbitkan izin bagi kegiatan karnaval yang menggunakan sound system berdaya besar, atau yang dikenal sebagai sound horeg, selama pelaksanaan muktamar. Imbauan itu bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar seluruh rangkaian muktamar dapat berlangsung aman dan nyaman.

"Kami mengimbau masyarakat agar pada tanggal pelaksanaan Muktamar NU sebisa mungkin tidak melaksanakan kegiatan karnaval ataupun kegiatan yang menggunakan sound system berskala besar," ucap Ardi dalam keterangan yang ditulis suarajatimpost.com, Sabtu (25/7/2026).

Menurut AKBP Ardi, pelaksanaan Muktamar NU memang bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan berbagai bentuk kegiatan hiburan rakyat. 

"Kalau memungkinkan, jadwalnya dimajukan atau dimundurkan sehingga tidak bersamaan dengan pelaksanaan Muktamar," ungkapnya.

Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan. (Foto: Dokumentasi SJP)

Ia juga menyampaikan apresiasi atas amanah Kabupaten Jombang yang dipercaya menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-35, yang dipusatkan di Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambakberas, Desa Tambakrejo. 

Pihaknya berkomitmen memberikan pengamanan maksimal dengan berkolaborasi bersama TNI, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, panitia lokal, serta berbagai unsur masyarakat.

"Kami terus melakukan koordinasi dan memperbarui perkembangan situasi agar setiap kebutuhan pengamanan dapat ditindaklanjuti bersama," pungkas Ardi.

Selain pengamanan lokasi kegiatan selama proses muktamar, Polres Jombang juga menyiapkan rekayasa lalu lintas dan terus mengintensifkan sosialisasi untuk menjaga situasi tetap kondusif demi mendukung kelancaran pelaksanaan Muktamar NU ke-35. (*)

Editot: Danu 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow