Luapan Sungai Baloh Pujon Malang Genangi Sekolah, BPBD Lakukan Penanganan

Sejumlah fasilitas sekolah mengalami kerusakan. Tembok salah satu ruang kelas dilaporkan jebol dengan dimensi sekitar 2x2 meter. Selain itu, gudang sekolah turut terendam lumpur, termasuk satu unit mobil inventaris kantor yang berada di dalam gudang.

22 Jan 2026 - 19:45
Luapan Sungai Baloh Pujon Malang Genangi Sekolah, BPBD Lakukan Penanganan
Mobil inventaris sekolah turut terendam lumpur setinggi sekitar 50 sentimeter akibat luapan Sungai Baloh yang menggenangi area MI Mabruk Quran, Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. BPBD bersama unsur terkait melakukan pembersihan material lumpur di lokasi. (Foto : BPBD for SJP)

MALANG, SJP - Luapan Sungai Baloh Pujon Malang juga menggenangi fasilitas sekolah di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Material lumpur setinggi sekitar 50 sentimeter dilaporkan masuk ke area MI Mabruk Quran setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Rabu sore (21/1/2026).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan, luapan sungai dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang terjadi di wilayah Pujon dan sekitarnya.

“Hujan deras menyebabkan debit Sungai Baloh meningkat dan meluap karena adanya sumbatan sampah di aliran sungai,” ujarnya, Kamis (22/1/2026).

Menurut Sadono, luapan air tidak hanya menggenangi jalan, tetapi juga membawa material lumpur ke lingkungan sekolah.

“Material lumpur masuk ke halaman hingga ruang sekolah MI Mabruk Quran dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah fasilitas sekolah mengalami kerusakan. Tembok salah satu ruang kelas dilaporkan jebol dengan dimensi sekitar 2x2 meter. Selain itu, gudang sekolah turut terendam lumpur, termasuk satu unit mobil inventaris kantor yang berada di dalam gudang.

“Setelah laporan masuk, Posko Penanggulangan Bencana langsung meneruskan ke Poslap Ngantang untuk menuju lokasi melakukan assessment dan penanganan awal,” katanya.

Saat ini, kondisi di lokasi sudah dilakukan pembersihan. BPBD bersama unsur terkait melakukan pembersihan saluran drainase serta material lumpur yang mengendap di halaman dan area sekolah.

“Penanganan difokuskan pada pembersihan agar aktivitas sekolah bisa segera kembali normal,” tambah Sadono.

Dalam kejadian ini, BPBD memastikan tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa. Kebutuhan mendesak hingga saat ini juga dilaporkan nihil. BPBD juga telah memberikan bantuan di sejumlah titik terdampak longsor dan banjir di daerah Pujon dan sekitarnya.

BPBD Kabupaten Malang kembali mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke aliran sungai.

“Sumbatan sampah menjadi salah satu faktor utama penyebab luapan sungai saat hujan deras,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow