Jembatan Penghubung Dua Desa di Kanigoro Blitar Ambrol, Akses Kendaraan Terputus
Jembatan penghubung Desa Bangle dan Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar ambrol dan menyebabkan akses kendaraan terputus. Sebelumnya, kondisi jembatan tersebut sempat amblas, hingga akhirnya pada Kamis (22/1/2026) ambrol total.
BLITAR, SJP - Jembatan penghubung antara Desa Bangle dan Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar dilaporkan ambrol total pada Kamis (22/1/2026) sore. Kondisi ini menyebabkan akses kendaraan terputus di jalur tersebut.
Kamituwo Dusun/Desa Bangle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar Didin mengatakan, sebelumnya kondisi jembatan tersebut sudah amblas sebagian dan pada Kamis (22/1/2026) ia menerima laporan bahwa kondisinya sudah ambrol total.
Beruntung saat terjadinya ambrol tersebut, tidak ada kendaraan yang melintas di lokasi.
"Tadi dapat laporan kalau kondisinya ambrol total, dan saat kejadian tidak ada kendaraan yang melintas," kata dia, Kamis (22/1/2026).
Dijelaskan Didin, kondisi jembatan yang amblas ini sudah terjadi sejak satu bulan terakhir dan pada dua pekan ini, kerusakan semakin parah.
Warga sekitar sudah sempat memasang tanda peringatan di lokasi. Kendaraan roda dua maupun roda empat masih bisa melintas secara bergantian. Hingga akhirnya, jembatan benar-benar ambrol tak bisa dilintasi kendaraan.
"Sudah kami laporkan ke Dinas PUPR. Sudah dilakukan pengecekan juga, tapi belum sampai diperbaiki, jembatan keburu ambrol," ujarnya.
Pasca kejadian, akses kendaraan langsung dialihkan ke jalur alternatif. Pemerintah Desa Bangle juga berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Sawentar untuk menutup total akses menuju jembatan demi keselamatan bersama khususnya pengguna jalan.
"Akses dari timur kami tutup, barat juga begitu. Pengendara dialihkan lewat jalan lain," ucap dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blitar Agus Zaenal menyampaikan perbaikan jembatan tersebut sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan di tahun 2026 ini.
Karena saat ini kondisi ambrol total, proses perbaikan akan dipercepat dengan menggunakan dana darurat.
"Jalan di atas jembatan ini merupakan jalan Kabupaten yang menjadi bagian dari jalur lingkar Kanigoro, sehingga memiliki volume kendaraan yang cukup padat. Panjang jembatan yang ambrol sekitar 8 meter, sehingga penanganannya harus segera," tandasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

