Jelang Nataru, Lori Inspeksi Milik PT KAI Diterjunkan di Lintasan 8 Stasiun

Inspeksi Prasarana Perbaikan Rel KA Lintas Mojokerto - Surabaya Gubeng di 8 stasiun dilakukan PT KAI terkait jalur rel Kereta Api (KA) kurang baik dilakukan inspeksi dari lintasan 8 stasiun jelang Nataru 2023/2024.

26 Oct 2023 - 13:30
Jelang Nataru, Lori Inspeksi Milik PT KAI Diterjunkan di Lintasan 8 Stasiun
Jalur lintas KA menggunakan lori Inspeksi ini tercatat oleh PT KAI, ada 8 stasiun menjadi objek pemeriksaan, diantranya mulai kelengkapan administrasi, fasilitas stasiun, kemampuan petugas dalam hal darurat, serta prasarana pendukung perjalanan kereta api. (Foto: Dok.Humas Daop 8 PT KAI/SJP)

Surabaya, SJP - Menggunakan lori inspeksi untuk perbaikan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya melakukan inspeksi dan kontrol fasilitas prasarana dari lintasan 8 stasiun mulai Mojokerto hingga stasiun Surabaya - Gubeng.

Hal itu diungkapkan Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif dalam kegiatan inspeksi jelang momen libur Natal dan tahun baru (Nataru) 2023/2024.

"Secara umum semua fasilitas prasarana perkeretapian dan keselamatan perjalanan kereta api dalam kondisi baik, termasuk kemampuan SDM terus berupaya solusikan terbaik pelayanan maksimal tetap didapat bagi pengguna/konsumen KA," ujarnya, Kamis (26/10/2023).

Pada inspeksi ini tercatat ada 8 stasiun menjadi objek pemeriksaan mulai kelengkapan administrasi, fasilitas stasiun, kemampuan petugas dalam hal darurat, serta prasarana pendukung perjalanan kereta api.

"Titik berat dimaksud pada jalur, jembatan, wesel, hingga mencari potensi bahaya di sepanjang jalur kereta," sebut Luqman.

Tujuan kegiatan inspeksi ini, pihak PT KAI menitikberatkan pada pengecekan fasilitas operasional, fasilitas pendukung perjalanan KA, hingga kemampuan SDM dalam mengamankan dan menjaga perjalanan KA agar siap operasi.

Luqman menambahkan, kegiatan inspeksi (pemeriksaan) ini dipimpin langsung oleh  Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya Wisnu Pramudyo, dan diikuti oleh unit operasional hingga unit pelayanan.

Selain optimalisasi kerja petugas dan kinerja layanan fasilitas, Luqman juga menyebut kondisi cuaca panas mempengaruhi kondisi material fasilitas operasi dan fokus dari petugas. Hal itu harus diutamakan guna kenyamanan perjalanan Kereta Api maksimal.

Di antara beberapa titik dan rute yang tercatat mendapat kontrol inspeksi dilewati KA dimulai dari Stasiun Mojokerto, Tarik, Kedinding, Krian, Boharan, Sepanjang, Wonokromo dan Surabaya Gubeng.

Lebih jauh dikatakan Luqman, pihak PT KAI juga telah memiliki Standard Operasional Procedure (SOP) sebelum petugas memulai tugas fungsi (tusi) dinasan harian sesuai masing-masing bagian di setiap wilayah kerja. 

"SOP itu termasuk bagian kontrol unsur pimpinan melakukan kordinasi kepada bawahan. Ini tetap diperlukan dalam menjamin keselamatan perjalanan kereta api, serta mendengar kendala apapun yang dihadapi dan bagaimana solusi penanganan terbaik selalu diberikan," ujarnya.

Menurutnya, yang lebih penting dari inspeksi ini adalah pesan pimpinan kepada jajaran manajemen tidak hanya berfokus terhadap peralatan pendukung kerja saja. 

Akan tetapi, gelar diskusi dan memberikan pembinaan serta arahan kepada petugas, mulai dari tingkat Kepala Stasiun hingga bawahannya. juga andil peran terkoordinasi.

"Jajaran manajemen KAI Daop 8 pada gelar inspeksi ini memastikan secara langsung bahwa pemeliharaan dan pengendalian risiko keselamatan di area stasiun serta lingkungannya, terpantau aman dan dapat dijadikan upaya antisipasi beberapa aspek tinjauan di lapangan," imbuhnya.

Setelah peninjauan langsung, beberapa aspek dapat dipastikan kondisinya seperti jalur rel, keamanan sekitar jalur dari potensi gangguan, potensi cikal bakal perlintasan sebidang hingga potensi gangguan dari keamanan ketertiban.

Terutama pencegahan langsung yang hingga sekarang masih terus diingatkan petugas PT KAI adalah gerak masif masyarakat yang masih beraktivitas di jalur kereta api.

Menanggapinya, sesuai dengan arahan PT KAI melalui upaya petunjuk teknis dari perusahaan, juga sudah dilaksanakan sosialisasi dengan baik guna mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan.

"Dari hasil pemeriksaan pada hari ini, keseluruhan jalur mulai Stasiun Mojokerto hingga Stasiun Surabaya Gubeng dinyatakan aman," terangnya.

Saat ini kata Luqman pihak KAI Daop 8 Surabaya terus melakukan berbagai upaya maksimal dalam menjaga keselamatan dan kelancaran operasional kereta api. 

"Diadakannya kegiatan inspeksi petugas KA, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan di sekitar jalur KA, maupun mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di jalur KA," tutupnya. (*)

Editor: Ronny Wicak

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow