Hari Jadi ke-1088 Kabupaten Nganjuk, Bupati Yakin Bisa Entaskan Kemiskinan dan Pengangguran
Dengan semangat kebersamaan, Pemkab Nganjuk berharap seluruh elemen masyarakat terus mendukung program-program pemerintah, demi terwujudnya Nganjuk yang lebih baik di masa depan.
NGANJUK, SJP – Dalam momentum peringatan Hari Jadi ke-1088 Kabupaten Nganjuk, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi didampingi Wakil Bupati Trihandy menyampaikan keyakinannya, bahwa tingkat kemiskinan di wilayahnya bisa terus ditekan melalui berbagai program unggulan yang telah dan sedang dijalankan oleh pemerintah daerah.
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi mengatakan, dalam perayaan Hari Jadi Nganjuk ke-1088, kegiatan resmi pemerintahan tetap terselenggara.
Kegiatan tersebut misalnya, upacara HUT Nganjuk di alun-alun setempat. Upacara itu akan diselenggarakan pada Kamis (10/4/2025), atau bertepatan dengan hari jadi.
"Ada pula rapat paripurna bersama DPRD Kabupaten Nganjuk. Termasuk Manusuk Sima di Candi Lor habis ini," katanya.
Pada kesempatan itu juga, Bupati Marhaen usai acara upacara di halaman Pendopo Soesro Kusumo pada Kamis (10/4/2025) megnatakan kepada awak media. tentang komitmen pemerintah dalam membangun kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
"Kami optimistis, dengan kerja keras dan sinergi semua pihak, angka kemiskinan di Kabupaten Nganjuk akan terus menurun. Program-program unggulan yang sudah berjalan akan terus diperkuat," ujar Bupati Marhaen.
Kang Marhaen mengajak semua pihak untuk bisa merefleksikan diri seperti halnya para pendiri yang punya mimpi yang sama dengan para pemimpin saat ini.
"Saya yakin para pendiri Nganjuk punya mimpi yang sama dengan kami, ingin sejahtera, masyarakatnya adem ayem, mencari makan gampang dan seterusnya," ucapnya.
Dirinya menjelaskan, yang menjadi PR saat ini adalah kebijakan yang tertuang dalam RPJMD dan lewat 7 misi dan 15 program unggulan. Hal itu untuk menjawab nilai-nilai luhur yang dulu diharapkan oleh para pendiri Kabupaten Nganjuk.
"Tadi sudah saya sampaikan, pengangguran sampai 3 persen, kemudian kemiskinan masih di angka 10 persen dan pendapatan daerah bisa mencapai 30 hingga 32 triliun," terangnya.
Selain itu, bupati juga menyoroti pentingnya digitalisasi pelayanan publik, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pembangunan infrastruktur sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi lokal.
Ia menambahkan, peringatan hari jadi ini harus menjadi momen refleksi dan penyemangat baru untuk membangun Kabupaten Nganjuk yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
"Mari kita jadikan HUT ke-1088 ini sebagai pemantik semangat. Pemerintah tak bisa bekerja sendiri, kolaborasi dengan masyarakat adalah kunci utama dalam mengatasi tantangan pembangunan, termasuk kemiskinan," tutupnya. (ADV)
What's Your Reaction?

