Mikutopia Kebutuhan Perbaikan Akses Wisata Tulungrejo, Pelebaran Jembatan Gerdu Ditarget Tuntas Akhir Mei131
Peningkatan infrastruktur menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi desa berbasis wisata. Dengan akses yang lebih luas dan lancar, distribusi mobilitas warga maupun wisatawan diyakini akan semakin optimal
KOTA BATU, SJP - Manajemen Mikutopia mengambil peran dalam penguatan akses wisata di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, melalui proyek pelebaran Jembatan Gerdu yang kini memasuki tahap akhir pengerjaan. Infrastruktur tersebut diproyeksikan menjadi solusi kepadatan arus kendaraan yang selama ini kerap terjadi saat kunjungan wisata meningkat.
Manajer Operasional Mikutopia, Panji Akbar Ramadhani pada Senin (18/5/2026) mengatakan, progres pengerjaan jembatan saat ini telah memasuki tahap bentonisasi atau pengecoran dan ditargetkan rampung pada akhir Mei 2026.
“Dipastikan pada akhir bulan Mei ini pelebaran Jembatan Gerdu sudah bisa rampung. Awal Juni mendatang jembatan sudah dapat digunakan masyarakat maupun wisatawan sehingga kepadatan lalu lintas bisa ditekan,” ujarnya.
Menurut Panji, pelebaran jembatan menjadi langkah penting karena akses tersebut merupakan jalur utama menuju kawasan wisata di Desa Tulungrejo. Seiring meningkatnya aktivitas wisata di wilayah tersebut, kapasitas jalan dinilai sudah tidak lagi ideal untuk menampung volume kendaraan saat musim liburan.
Selain itu, saat ini pengerjaan fisik tinggal menyisakan sekitar 10 persen, termasuk pemasangan pagar pengaman di sisi kanan dan kiri jembatan. Tahapan penguatan beton juga masih diperlukan agar konstruksi hasil pelebaran memiliki daya tahan maksimal sebelum dibuka untuk umum.
“Pagar pengaman juga kami pasang untuk meningkatkan keamanan pengguna jalan. Harapannya pelebaran ini benar-benar memberi dampak terhadap kelancaran arus kendaraan di kawasan wisata,” imbuhnya.
Pelebaran Jembatan Gerdu sendiri merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Desa Tulungrejo dengan Manajemen Mikutopia. Kolaborasi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan sektor wisata dan peningkatan aktivitas ekonomi warga desa.
Kepala Desa Tulungrejo, Suliyono menyebut kebutuhan pelebaran akses menjadi salah satu persoalan utama yang selama ini dikeluhkan masyarakat, terutama ketika lonjakan wisatawan terjadi pada akhir pekan maupun musim liburan.
“Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan akses yang selama ini menjadi kendala utama, terutama saat arus wisatawan yang berkunjung ke Desa Tulungrejo membludak,” tandasnya. (***)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

