Pesta Miras di Pakis Malang Berujung Maut, 5 Warga Meninggal

Tragedi pesta miras di Pakis menewaskan lima orang dan dua kritis, polisi ungkap dua TKP serta masih menyelidiki kandungan minuman keras tersebut.

19 Dec 2025 - 21:03
Pesta Miras di Pakis Malang Berujung Maut, 5 Warga Meninggal
Ilustrasi gambar (Tiwa/SJP)

MALANG, SJP - Tragedi minuman keras (miras) diduga oplosan kembali merenggut korban jiwa di wilayah Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Sebanyak lima orang dilaporkan meninggal dunia, sementara dua lainnya masih dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif.

Dua korban meninggal dunia diketahui merupakan warga Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, berinisial AR dan SG. Keduanya disebut meninggal usai mengikuti pesta miras yang digelar di rumah salah satu warga.

Kapolsek Pakis, AKP Suyanto, menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di dua tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda, yakni Desa Bunut Wetan dan Desa Sukoanyar.

“Untuk TKP Bunut Wetan, terdapat dua orang meninggal dunia dan dua orang lainnya dalam kondisi kritis yang saat ini dirawat di RSSA Malang,” ujar Suyanto, Jumat (18/12/2025).

Ia menambahkan, korban lain ditemukan di lokasi berbeda dengan jumlah lebih banyak.

“Sementara di TKP Desa Sukoanyar, terdapat tiga orang meninggal dunia,” kata Suyanto.

Lebih lanjut, Suyanto mengungkapkan bahwa AR dan SG diketahui telah berkeluarga. Sebelum meninggal dunia, keduanya sempat mengeluhkan mual dan pusing usai mengikuti pesta miras pada Sabtu (13/12/2025) malam.

Kedua korban sempat mengeluh mual dan pusing, kemudian kondisinya menurun hingga akhirnya meninggal dunia pada Senin (15/12/2025).

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kronologi kejadian serta kandungan miras yang dikonsumsi para korban. Polisi belum dapat memastikan unsur pidana dalam kasus tersebut karena proses penyelidikan masih berlangsung.

“Kami masih mendalami kasus ini. Proses penyelidikan masih berjalan, sehingga untuk kepastian hukumnya belum bisa kami pastikan,” ujar Suyanto.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi penyelidikan, sekaligus mengingatkan bahaya konsumsi minuman keras yang tidak jelas asal-usul dan kandungannya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow