Pembinaan Kepala Sekolah Dinilai Efektif Cegah Pernikahan Dini dan Kenakalan Remaja di Malang

MKKS SMP Swasta Malang menegaskan pembinaan kepala sekolah efektif menekan pernikahan dini dan kenakalan remaja melalui sinergi sekolah, orang tua, dan lintas sektor daerah

19 Dec 2025 - 21:29
Pembinaan Kepala Sekolah Dinilai Efektif Cegah Pernikahan Dini dan Kenakalan Remaja di Malang
Ketua MKKS SMP Swasta Kabupaten Malang, Manan Supriadi, M.Pd., memberikan keterangan kepada awak media. (Foto : Hafid/SJP)

MALANG, SJP - Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta Kabupaten Malang menegaskan komitmennya dalam menekan angka pernikahan dini dan kenakalan remaja melalui penguatan pembinaan kepala sekolah di masing-masing satuan pendidikan.

Hal itu mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja dan Pernikahan Dini serta Pembinaan Kepala SMP Swasta se-Kabupaten Malang di Aula Yamatin SMP An-Nur Bululawang belum lama ini.

Menurut Ketua MKKS SMP Swasta Manan Supriadi, MKKS memiliki peran strategis sebagai forum koordinasi dan penguatan kebijakan antar kepala sekolah, terutama dalam menghadapi persoalan sosial yang berdampak langsung pada dunia pendidikan.

“Melalui MKKS, kami menyatukan langkah dan persepsi kepala sekolah agar pembinaan karakter peserta didik dapat berjalan terarah dan berkelanjutan. Ini menjadi kunci pencegahan pernikahan dini dan kenakalan remaja,” ujar Manan, Jumat (19/12/2025).

Ia menjelaskan, MKKS mendorong setiap kepala sekolah untuk tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga aktif membangun sistem pembinaan moral, termasuk penguatan peran guru BK, wali kelas, serta komunikasi intensif dengan orang tua siswa.

Manan menambahkan, MKKS juga menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Pengadilan Agama, kepolisian, dan Dinas Pendidikan, guna memberikan pemahaman komprehensif kepada peserta didik terkait dampak sosial, hukum, dan masa depan akibat pernikahan dini.

“Pendidikan karakter harus dilakukan secara kolaboratif. Sekolah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan orang tua dan lingkungan,” tegasnya.

Lebih lanjut, MKKS mendorong pembentukan tim pembinaan internal di sekolah-sekolah swasta sebagai langkah konkret dalam memantau dan mendampingi perkembangan perilaku siswa.

Manan menilai, langkah tersebut sejalan dengan visi nasional dalam menyiapkan generasi emas Indonesia 2045, di mana peserta didik diharapkan tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki iman, akhlak, dan tanggung jawab sosial.

“Melalui penguatan peran MKKS dan kepala sekolah, kami berharap sekolah swasta di Kabupaten Malang dapat menjadi benteng utama perlindungan generasi muda,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow