Ledakan Petasan Gegerkan Malam Takbiran di Badas Kediri, Polres Kediri Amankan 1 Pemuda

Tersangka yang diamankan tersebut, berperan sebagai pembeli bahan baku serta peracik petasan.

01 Apr 2026 - 22:35
Ledakan Petasan Gegerkan Malam Takbiran di Badas Kediri, Polres Kediri Amankan 1 Pemuda
Sejumlah barang bukti selongsong petasan di lokasi kejadian saat itu ( foto : istimewa)

KEDIRI, SJP - Polres Kediri mengamankan satu orang pemuda terkait ledakan petasan di barongan (kebun bambu) Dusun Pulorejo, Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, pada malam takbiran, Jumat (20/3/2026) lalu. Tersangka yang diamankan tersebut, berperan sebagai pembeli bahan baku serta peracik petasan.  

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, melalui Kasatreskrim Polres Kediri AKP Joshua P. Krisnawan menuturkan, pengungkapan kasus dilakukan setelah serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi.

“Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi. Dari hasil penyelidikan diketahui bahan peledak atau mercon tersebut dibeli dan diracik oleh tersangka,” ujar AKP Joshua, Rabu, (1/3/2026). 

AKP Joshua menambahkan, setelah kejadian, tersangka sempat membantu membawa korban ke rumah sakit, namun kemudian melarikan diri. Petugas lalu melakukan pelacakan hingga akhirnya mengetahui keberadaan tersangka.

“Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka MNB (22) berhasil diamankan pada Selasa (31/3/2026) dini hari di wilayah Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” tambahnya. 

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui membeli bahan petasan secara daring dan meraciknya bersama para korban sebelum terjadi ledakan. Saat pengisian bahan ke dalam selongsong, tersangka sempat meninggalkan lokasi, kemudian ledakan terjadi tidak lama setelahnya.

Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, meliputi mercon aktif, selongsong petasan, sumbu, bubuk mercon, pipa paralon, dan peralatan yang diduga digunakan untuk meracik bahan peledak. Dua unit telepon genggam yang diduga terkait pembelian bahan juga turut diamankan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuat atau meracik bahan peledak secara mandiri karena sangat berbahaya dan dapat menimbulkan korban jiwa,” tegas AKP Joshua.

Sementara itu akibat ledakan petasan tersebut tiga orang yakni AR (26),ZA (21) dan AD (17), kesemuanya warga Dusun Pulorejo, Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri dirawat karena mengalami luka bakar serius termasuk dua korban yang mengalami trauma amputasi pada bagian tangan dan kaki. 

Ketiganya sempat mendapatkan penanganan medis di RS HVA Tulungrejo Pare. Menurut saksi mata, saat peristiwa itu terjadi terdengar tiga kali suara ledakan, satu kali kencang dan dua ledakan pelan. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow