Kuota Petugas Haji Bertambah 1 Persen, Kemenag Kota Batu belum Terima Petunjuk Resmi

Meski kuota nasional untuk petugas bertambah, Kemenag Kota Batu tetap berpedoman pada instruksi resmi dari pemerintah pusat. Termasuk dalam hal penambahan petugas pendamping.

16 Apr 2025 - 16:04
Kuota Petugas Haji Bertambah 1 Persen, Kemenag Kota Batu belum Terima Petunjuk Resmi
Pemberangkatan jamaah haji ke tanah suci (Foto: Dok/Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP Pemerintah Indonesia resmi mendapatkan tambahan kuota petugas haji sebanyak 1 persen atau sebanyak 2.210 orang pada musim haji 2025. Sebelumnya pihak Kementerian Agama (Kemenag) hanya mendapat kuota petugas sebesar 1 persen.

Setelah adanya penambahan kuota ini, maka dipastikan petugas haji secara nasional berjumlah 2 persen atau sebanyak 4.420 orang. Mereka akan mendampingi calon jemaah haji (CJH) asal Indonesia pada bulan Mei mendatang.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Kemenag Kota Batu, Machsun Zain. Namun, hingga saat ini pihaknya mengaku masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat terkait distribusi tambahan kuota petugas haji tersebut.

“Memang benar, secara nasional ada tambahan kuota petugas haji sebesar 1 persen. Tapi sampai hari ini kami belum menerima surat atau instruksi apa pun dari pusat. Jadi kami belum bisa menambah jumlah petugas pendamping untuk jemaah haji asal Kota Batu,” ucapnya, Rabu (16/4/2025)

Sementara itu, untuk tahun ini Kota Batu mendapatkan kuota haji sebanyak 173 orang. Jumlah itu meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 130 orang.

Dari jumlah tersebut, 105 CJH telah dinyatakan istitaah, atau memenuhi syarat fisik dan mental untuk berhaji. Sedangkan 32 CJH lainnya belum memenuhi syarat karena faktor kesehatan. Seperti diabetes.

Kota Batu juga mendapatkan 38 kuota cadangan. Namun 23 di antaranya batal berangkat lantaran tidak melunasi biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) hingga batas waktu 17 April 2025. Hanya 17 CJH cadangan yang siap diberangkatkan bersama jemaah reguler.

Untuk keberangkatan, jemaah asal Kota Batu dijadwalkan memasuki Asrama Haji Sukolilo pada 1 Mei 2025. Mereka akan berangkat melalui Embarkasi Surabaya pada gelombang kedua. Yakni sekitar 18–20 Mei 2025.

Dalam rangka pembekalan, Kemenag Kota Batu telah menyelenggarakan enam kali manasik haji. Kegiatan ini dilakukan empat kali di tingkat kecamatan melalui Kantor Urusan Agama (KUA), dan dua kali di tingkat kota.

“Manasik ini sangat penting agar jemaah memahami tata cara, kewajiban, dan larangan selama berhaji. Kami pastikan semua jemaah siap secara spiritual dan teknis,” imbuhnya.

Meski kuota nasional untuk petugas haji bertambah, Machsun menegaskan, pihaknya tetap berpedoman pada instruksi resmi dari pemerintah pusat. Termasuk dalam hal penambahan petugas pendamping.

“Kami tentu siap jika ada tambahan petugas. Tapi sekali lagi, kami menunggu surat resmi. Jangan sampai kita bergerak tanpa dasar hukum yang jelas,” pungkasnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow