Krisis Air Bersih 16 Hari, BPBD Probolinggo Pasok Bantuan Darurat ke Desa Gunung Geni
Langkah darurat ini diambil guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat menyusul terhentinya pasokan air dari PDAM dalam waktu yang cukup lama.
PROBOLINGGO, SJP–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami krisis air di Desa Gunung Geni, Kecamatan Banyuanyar, Selasa (17/3/2026).
Langkah darurat ini diambil guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat menyusul terhentinya pasokan air dari PDAM dalam waktu yang cukup lama.
Proses distribusi dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kabupaten Probolinggo dengan mengerahkan satu unit truk tangki berkapasitas 6.000 liter.
Bantuan tersebut disalurkan kepada 45 kepala keluarga yang mencakup 135 jiwa di Dusun Calpek, RT 07 RW 01. Warga yang selama ini kesulitan mendapatkan akses air bersih tampak antusias menyambut kedatangan bantuan tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, menjelaskan bahwa penyaluran ini merupakan respons cepat atas gangguan distribusi air PDAM yang telah berlangsung selama 16 hari. Kondisi ini memaksa warga mencari sumber air alternatif untuk keperluan memasak, mencuci, dan mandi.
“Kami segera turun tangan untuk mendistribusikan air bersih demi mencukupi kebutuhan mendasar warga yang terdampak. Harapannya, bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat selama suplai air dari PDAM belum kembali normal,” kata Oemar.
Oemar menegaskan bahwa BPBD akan terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak. Pihaknya menyatakan kesiapan untuk menyalurkan bantuan tambahan jika kebutuhan air bersih warga masih belum terpenuhi di lapangan.
“Kami akan terus memonitor perkembangan situasi dan siap menyalurkan bantuan lanjutan apabila diperlukan. Selain itu, kami juga menjalin koordinasi dengan instansi terkait agar permasalahan ini bisa segera diselesaikan dan layanan air bersih kembali normal,” tambahnya.
Dalam kegiatan ini, BPBD Kabupaten Probolinggo turut melibatkan personel Agen Penanggulangan Bencana (PB) Jawa Timur. Keterlibatan lintas unsur ini bertujuan memastikan proses distribusi berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan mendesak masyarakat.
Bantuan air bersih ini diharapkan menjadi solusi temporer bagi warga Desa Gunung Geni yang terdampak krisis.
Pemerintah daerah kini terus berupaya mencari langkah strategis agar gangguan distribusi air segera teratasi, sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

