Kota Batu Gelar Sayembara Desain Gapura Ikonik, Tawarkan Hadiah Jutaan Rupiah
Sayembara ini juga dirancang sebagai ruang inklusif. Tak hanya kalangan profesional, pelajar dan generasi muda juga diajak turut ambil bagian. Setiap peserta hanya boleh mengirim satu karya, baik secara individu maupun tim (maksimal tiga orang).
KOTA BATU, SJP – Kota Batu tak tinggal diam menjaga identitasnya sebagai daerah wisata unggulan nasional. Lewat sayembara desain gapura, Pemkot Batu menggulirkan langkah strategis untuk mempertegas karakter visual kota sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Arief As Shidiq pada Jumat (1/8/2025) menguraikan, lomba ini terbuka bagi masyarakat umum, mulai dari arsitek, desainer, seniman hingga pelaku kreatif dari seluruh Indonesia. Tujuannya jelas, menjaring gagasan segar yang inovatif, estetis, dan punya nilai fungsional.
“Gapura ini bukan sekadar penanda batas wilayah. Ia adalah wajah kota, simbol penyambutan, dan cerminan nilai budaya lokal. Konsep desain digali dari kekayaan lokal Batu yakni pertanian, perkebunan, hingga budaya masyarakatnya. Nantinya, desain terbaik akan dijadikan prototipe gapura Kota Batu yang tak hanya berfungsi secara struktural, tapi juga bisa jadi ikon baru wisata," urainya
Sayembara ini juga dirancang sebagai ruang inklusif. Tak hanya kalangan profesional, pelajar dan generasi muda juga diajak turut ambil bagian. Setiap peserta hanya boleh mengirim satu karya, baik secara individu maupun tim (maksimal tiga orang).
Yang menarik, penilaian dilakukan oleh juri lintas disiplin: arsitek, akademisi, budayawan, hingga pemerhati lingkungan. Kriteria penilaian meliputi orisinalitas, kreativitas, keberlanjutan lingkungan, kekuatan struktur, hingga nilai estetika.
“Kami ingin karya yang tak hanya indah dilihat, tapi juga relevan secara budaya, ramah lingkungan dan punya daya tahan. Untuk pemenang, Disperkim menyiapkan hadiah total belasan juta rupiah. Juara 1 mendapatkan Rp10 juta, juara 2 Rp3,5 juta, dan juara 3 Rp1,5 juta. Lebih dari itu, desain pemenang utama akan diwujudkan dalam bentuk fisik oleh Pemkot Batu," imbuhnya.
Gapura yang akan dibangun nantinya dirancang sebagai landmark Kota Batu. Tak hanya sebagai batas wilayah, tetapi juga spot foto ikonik yang mewakili semangat kota—sejuk, ramah, agropolitan, dan berbudaya.
“Ini bukan sekadar lomba. Ini adalah ajakan bersama untuk menciptakan wajah Kota Batu ke depan. Pembangunan tak harus dari atas, tapi bisa dari ide-ide masyarakat yang punya semangat dan cinta terhadap kotanya,” tutup Arief. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

