Kediri Hidupkan Kembali Olahraga Tradisional di Tengah Serbuan Game Online

Kota Kediri meriahkan HUT ke-80 RI dengan lomba olahraga tradisional. Wali Kota Vinanda Prasewati dan Kaesang Pangarep hadir, ajak generasi muda lestarikan budaya di tengah gempuran gim online.

25 Aug 2025 - 10:04
Kediri Hidupkan Kembali Olahraga Tradisional di Tengah Serbuan Game Online
Wali Kota Kediri menggelar lomba olahraga tradisional HUT ke-80 RI, bukan gim online, Sabtu 23 Agustus 2025. (Foto: Beritasatu.com/Moh Muajijin)

KEDIRI, SJP – Suasana berbeda terasa di Omah Sawah, Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Wali Kota Kediri, Vinanda Prasewati, menggelar lomba olahraga tradisional untuk memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (23/8/2025).

Perlombaan yang digelar bukan sekadar hiburan, melainkan upaya melestarikan budaya dan memperkuat nilai kebersamaan. Rangkaian lomba melibatkan pelajar hingga warga sekitar, dengan ragam permainan khas tanah air seperti dorong bambu, balap bakiak, tarik tambang, hingga joget kreasi.

Untuk kategori pelajar, panitia menyiapkan lomba dorong bambu dan balap terompah. Dalam dorong bambu, dua tim yang masing-masing beranggotakan lima orang saling mendorong bambu ke arah lawan. Siapa yang mampu memaksa lawan mundur, itulah pemenangnya. Sementara balap terompah dilakukan secara berkelompok dengan tiga peserta yang harus menjaga kekompakan langkah agar tidak terjatuh.

Bagi kategori dewasa, tarik tambang menjadi primadona. Perlombaan ini tak hanya menguji kekuatan fisik, melainkan juga kesolidan dan kerja sama tim. Sorak-sorai penonton membuat suasana semakin meriah, seakan membawa kembali semangat lomba-lomba khas 17-an tempo dulu.

Wali Kota Kediri, Vinanda Prasewati, berharap kegiatan ini mampu menanamkan nilai perjuangan dan gotong royong.
“Melalui lomba ini, kita bisa menanamkan nilai gotong royong dan semangat perjuangan pahlawan kepada anak-anak maupun masyarakat,” tegasnya.

Tak hanya masyarakat lokal, acara ini juga menarik perhatian Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep. Kehadirannya memberi warna tersendiri di tengah festival sarat tradisi tersebut.
“Olahraga semacam ini sangat penting untuk mengenalkan permainan tradisional kepada generasi muda. Di era digital, anak-anak lebih banyak bermain gim online seperti Roblox, Mobile Legends, dan Free Fire,” ujar Kaesang.

Rencananya, lomba olahraga tradisional ini bakal menjadi agenda rutin setiap peringatan HUT RI. Sebuah langkah kecil yang sarat makna untuk menjaga warisan budaya di tengah derasnya arus digitalisasi. (**)

Sumber: Beritasatu.com

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow