Kawasan Gunung Bromo Ditutup hingga 1 Oktober, Ada Apa?

Kawasan wisata Gunung Bromo ditutup 30 September–1 Oktober 2025 untuk ramp check 880 unit jip wisata. Kendaraan yang tidak lolos pemeriksaan wajib mengurus surat laik operasi sebelum kembali beroperasi.

24 Sep 2025 - 09:55
Kawasan Gunung Bromo Ditutup hingga 1 Oktober, Ada Apa?
Kawasan Gunung Bromo ditutup hingga 1 Oktober 2025. (Foto: Beritasatu.com/Putu Ayu Pratama Sugiyo)

MALANG, SJP – Wisatawan yang berencana ke Gunung Bromo harus menunda perjalanan. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) resmi menutup kawasan wisata selama dua hari, mulai 30 September hingga 1 Oktober 2025.

Penutupan sementara ini dilakukan bukan karena bencana alam, melainkan demi keselamatan. Pihak pengelola akan melaksanakan ramp check atau pemeriksaan kelayakan terhadap ratusan jip wisata yang setiap hari beroperasi di Bromo.

Akses masuk Jemplang (Kabupaten Malang) dan Wonokitri (Kabupaten Pasuruan) ditutup total selama proses berlangsung. Semua aktivitas wisata dihentikan sementara agar pemeriksaan berjalan lancar.

“Kegiatan ini dalam rangka upaya peningkatan keselamatan aktivitas wisata alam di kawasan TNBTS dan sekitarnya,” ujar Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, Senin (22/9/2025).

Pemeriksaan dilakukan secara kolaboratif oleh kepolisian, Dinas Perhubungan Kabupaten Malang dan Pasuruan, serta petugas internal BBTNBTS. Dari data yang ada, ramp check akan menyasar sekitar 880 unit jip wisata, terdiri dari 520 jip milik paguyuban Malang dan 360 jip dari Pasuruan.

Pranata Humas BBTNBTS, Endrip Wahyutama, menegaskan kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan tidak akan diizinkan beroperasi di kawasan wisata.

“Harus memperoleh surat laik operasi dari Dinas Perhubungan sebelum bisa digunakan kembali,” katanya.

Dengan langkah ini, pihak TNBTS berharap keselamatan wisatawan lebih terjamin. Meski hanya berlangsung singkat, penutupan diharapkan mampu meningkatkan standar operasional jip wisata yang menjadi andalan transportasi di Bromo. (**)

Editor: Rizqi Ardian 

Sumber: Beritasatu.com

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow