Konflik Rumah Tangga Berujung Petaka, Lansia di Blitar Nekat Bakar Toko Sendiri

Insiden ini bermula saat AK pulang ke rumah dalam pengaruh minuman keras. Kondisi tersebut memancing teguran keras dari istrinya, SS (61), yang selama ini keberatan dengan kebiasaan buruk suaminya. Teguran itu seketika memicu adu mulut yang kian memanas di antara keduanya.

19 Mar 2026 - 10:00
Konflik Rumah Tangga Berujung Petaka, Lansia di Blitar Nekat Bakar Toko Sendiri
Petugas Damkar Kabupaten Blitar saat memadamkan api toko yang terbakar di Garum, Blitar. (Foto: Istimewa)

BLITAR, SJP–Aksi nekat yang dipicu konflik rumah tangga menghanguskan sebuah toko sembako di wilayah Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, pada Rabu (18/3/2026) malam. 

Seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial AK (63) diduga sengaja membakar aset miliknya sendiri setelah terlibat pertengkaran hebat dengan sang istri.

Insiden ini bermula saat AK pulang ke rumah dalam pengaruh minuman keras. Kondisi tersebut memancing teguran keras dari istrinya, SS (61), yang selama ini keberatan dengan kebiasaan buruk suaminya. Teguran itu seketika memicu adu mulut yang kian memanas di antara keduanya.

Situasi semakin tak terkendali ketika anak mereka, SAM (31), turut terseret dalam konflik. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, SAM sempat melakukan tindakan kekerasan terhadap ayahnya di tengah perselisihan tersebut.

Diduga tersulut emosi yang meluap, AK kemudian melakukan aksi nekat dengan membakar bagian toko yang menyatu dengan rumah mereka. 

Kobaran api tersebut mengejutkan warga sekitar yang sebelumnya mendengar suara keributan dari arah rumah korban.

"Keterangan yang kami terima, beberapa tetangga juga sempat mendengar adanya suara cekcok dari rumah tersebut dan kemudian melihat ada kobaran api di dalam toko. Warga kemudian lapor kepada kami," ujar Kasi Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Satpol PP Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo, Kamis (19/3/2026).

Tedi menambahkan bahwa laporan warga tersebut segera direspons oleh petugas pemadam kebakaran guna mencegah api merembet ke pemukiman sekitar.

"Tetangga juga mendengar suara cekcok dari rumah keluarga AK dan melihat ada kobaran api di dalam toko. Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran," terangnya.

Api dengan cepat melalap isi toko, termasuk berbagai komoditas kebutuhan pokok serta dua unit sepeda motor yang terparkir di dalamnya. 

Warga sekitar berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum bantuan tiba.

Tim pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Blitar yang tiba di lokasi segera melakukan pemadaman api hingga kebakaran berhasil dikendalikan sepenuhnya.

"Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil akibat peristiwa kebakaran ditaksir mencapai Rp50 juta," pungkas Tedi. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow