Khofifah Serahkan BLT kepada 15 Ribu Karyawan Pabrik Rokok di Jawa Timur

Pemberian BLT sengaja dilakukan di akhir bulan Juni dan awal Juli untuk meringankan beban para buruh dalam memenuhi kebutuhan pendidikan putra dan putrinya pada tahun ajaran baru 2025/2026.

01 Jul 2025 - 19:34
Khofifah Serahkan BLT kepada 15 Ribu Karyawan Pabrik Rokok di Jawa Timur
Gubernur Jawa Timur saat memberikan bantuan uang pada perwakilan karyawan pabrik rokok (foto isbi/sjp)

PASURUAN, SJP — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada buruh pabrik rokok lintas wilayah di 31 Kota/Kabupaten di Jawa Timur.

Secara simbolis, bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kepada perwakilan buruh pabrik PT HM Sampoerna Tbk, Sukorejo, di Kabupaten Pasuruan, Selasa (1/7/2025).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani menegaskan di Jawa Timur, total ada 15 ribu buruh pabrik rokok lintas wilayah yang menerima BLT masing-masing sebesar Rp1.325.900 yang ditransfer melalui rekening Bank Jatim. 

"Bila ditotal, jumlah anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp19,8 miliar untuk 15 ribu buruh pabrik rokok lintas wilayah di 31 kota dan kabupaten di Jawa Timur," ujar Restu Novi Widiani. 

Di Kabupaten Pasuruan, ada 1.600 buruh yang mendapatkan bantuan. Nah jika dikalkulasikan, nilainya mencapai Rp2.121.440.000. Sedangkan di Kota Pasuruan, tercatat ada 108 buruh yang menerima bantuan.

Menurutnya, pemberian BLT sengaja dilakukan di akhir bulan Juni dan awal Juli untuk meringankan beban para buruh dalam memenuhi kebutuhan pendidikan putra dan putrinya pada tahun ajaran baru 2025/2026.

"Ini momennya pas dengan tahun ajaran baru, pasti banyak kebutuhan. Maka dari itu semoga BLT ini bisa meringankan beban para buruh yang anak-anaknya masih sekolah," kata Restu Novi Widiani. 

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berharap agar BLT tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan paling mendasar. 

Kata Khofifah, hal tersebut tergantung dari urgensitas para buruh dalam menghadapi permasalahan ekonomi keluarganya masing-masing.

"Penyalurna BLT ini tak lain untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja pabrik rokok dan keluarganya. Lebih spesialnya lagi untuk membantu kebutuhan masuk sekolah atau tahun ajaran baru bagi buruh yang punya anak sekolah," kata Khofifah Indar Parawansa.

Pejabat nomer satu di Provinsi Jawa Timur ini menjelaskan bahwa data semua penerima dipastikan sudah melalui pendataan yang rigid. 

Karena, penyaluran DBHCHT sangat ketat diawasi oleh Kementerian Keuangan.

"Yang dibantu Pemprov Jawa Timur adalah yang pekerjanya lintas wilayah dan semua penerimanya sudah melalui pendataan yang detail dan rigid," kata Khofifah Indar Parawansa. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow