Khofifah Lantik 7 Pejabat Eselon II Pemprov Jatim, Sinyal Penyegaran Birokrasi dan Isyarat Putaran Kedua

Pelantikan tujuh pejabat eselon II Pemprov Jatim menjadi awal penataan birokrasi 2026, dengan rotasi berbasis kompetensi dan sinyal kuat dari Gubernur Khofifah bahwa akan adanya putaran lanjutan.

30 Jan 2026 - 16:32
Khofifah Lantik 7 Pejabat Eselon II Pemprov Jatim, Sinyal Penyegaran Birokrasi dan Isyarat Putaran Kedua
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik tujuh pejabat eselon II Pemprov Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (30/1/2026) (Istimewa)

SURABAYA, SJP - Awal tahun 2026 dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menata ulang jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik tujuh pejabat eselon II di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (30/1/2026).

Pelantikan yang disebut sebagai langkah penyegaran itu didominasi rotasi jabatan, dari tujuh pejabat yang dilantik, enam merupakan hasil rotasi antarpimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), sementara satu pejabat sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt). 

Khofifah menyampaikan, rotasi pejabat dilakukan untuk menjaga kinerja organisasi agar tetap berjalan optimal serta mampu mendukung target pembangunan daerah, khususnya di sektor ekonomi dan ketahanan pangan.

Menurut Khofifah, penataan ulang posisi pejabat diperlukan agar perangkat daerah lebih adaptif terhadap tantangan dan target pembangunan yang telah ditetapkan. Kebijakan tersebut juga diselaraskan dengan program pemerintah pusat.

"Khususnya di bidang pembangunan ekonomi dan ketahanan pangan," kata Khofifah, Jumat (30/1/2026).

Ia menegaskan pentingnya menjaga posisi Jawa Timur sebagai salah satu daerah penopang utama produksi pangan nasional, terutama beras. Selain itu, Pemprov Jatim juga akan memperkuat sektor perkebunan.

"Dan selanjutnya kita juga akan memperkuat perkebunan. Dengan perluasan bongkar ratoon untuk tanaman tebu," ujarnya.

Khofifah menjelaskan, rotasi jabatan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi kinerja, talent DNA, serta uji kompetensi aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Jatim.

"Ini baru putaran pertama," ucap Khofifah, mengindikasikan masih terbukanya peluang rotasi lanjutan sesuai kebutuhan organisasi dan hasil evaluasi ke depan.

Daftar Pejabat yang Dilantik

Pelantikan tujuh pejabat eselon II ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 01.800.1.3.3/362/204/2026 tertanggal 29 Januari 2026. Enam pejabat merupakan hasil rotasi, sementara satu pejabat sebelumnya berstatus pelaksana tugas.

Berikut daftar pejabat yang dilantik:

  1. Mohammad Yasin, dari Kepala Bappeda Jatim menjadi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jatim.
  2. Nurkholis, dari Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim menjadi Kepala DLH Jatim definitif.
  3. Dydik Rudy Prasetya, dari Kepala Dinas Perkebunan menjadi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekdaprov Jatim.
  4. Imam Hidayat, dari Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat menjadi Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat Sekdaprov Jatim.
  5. Sufi Agustin, dari Kepala Bakorwil Pamekasan menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Jatim.
  6. Tri Wahyuni, dari Kepala DP3AK Jatim menjadi Kepala Bakorwil Bojonegoro.
  7. Agung Subagyo, dari Kepala Bakorwil Bojonegoro menjadi Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekdaprov Jatim.

Dalam prosesi pelantikan, Khofifah menyampaikan harapan agar para pejabat yang dilantik dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai amanah jabatan.

"Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan," pesan Khofifah.(*)

Editor: Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow