Ketua DPRD Tulungagung Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Daerah

Marsono : Ya, orang Tulungagung jaga Tulungagung dong. Itu saja. Bagaimana menciptakan Tulungagung damai, kondusif. Harapan saya gitu.

03 Sep 2025 - 19:12
Ketua DPRD Tulungagung Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Daerah
Ketua DPRD Tulungagung, Marsono. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP - Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Ia berharap masyarakat Tulungagung bersama-sama menciptakan suasana damai dan kondusif sehingga roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik.

"Ya, orang Tulungagung jaga Tulungagung dong. Itu saja. Bagaimana menciptakan Tulungagung damai, kondusif, tidak ada apa-apa. Harapan saya gitu," ujarnya, Rabu (3/9/2025).

Menurut Marsono, situasi kondusif sangat berpengaruh terhadap konsentrasi pemerintah dalam menjalankan program-program yang menjadi tanggung jawab.

Jika kondisi daerah aman, pemangku kebijakan dapat lebih fokus menggarap berbagai agenda pembangunan untuk kepentingan masyarakat.

"Kalau wilayah itu kondusif, para pemerintah, para pemangku kebijakan akan punya konsentrasi untuk memikirkan program-program yang menjadi tanggung jawab pemerintahan," tambahnya.

Ia menambahkan, kericuhan yang terjadi di sejumlah daerah tetangga seperti Kediri dan Blitar sebaiknya tidak ditarik ke Tulungagung. 

Selama aspirasi masyarakat masih bisa disalurkan sesuai regulasi yang berlaku, DPRD bersama pemerintah daerah berkomitmen mengawal dan mendorong pemenuhan kebutuhan prioritas masyarakat, mulai dari infrastruktur, layanan publik hingga kesehatan.

"Kalau urusan kericuhan itu kalau di wilayah lain biarkan terjadi itu bukan urusan kita dan mudah-mudahan segera selesai. Terkhusus untuk Tulungagung, selama aspirasi itu masih bisa diwujudkan sesuai regulasi, ya kita tetap mendorong pemerintah daerah," jelasnya.

Namun, Marsono tidak menampik bahwa kericuhan di suatu daerah dapat berdampak pada jalannya pemerintahan. Gangguan keamanan dan ketertiban, menurutnya, tetap bisa menghambat proses pemerintahan, meski roda negara tetap berjalan.

"Namanya gangguan kamtibmas itu tetap mengganggu proses pemerintahan. Negara ini masih ada, tetap berjalan, cuma mengganggu kalau terjadi kericuhan," tegasnya.

Di tengah dinamika tersebut, Ketua DPRD memastikan pelayanan pemerintahan di Tulungagung tetap berjalan normal. Ia menegaskan bahwa aktivitas kantor DPRD tetap berlangsung, bahkan dirinya setiap hari tetap masuk kerja.

"Hari ini pun saya ngantor, kemarin saya ngantor, bahkan pulang saya juga malam. Dan saya juga menginstruksikan seluruh teman-teman anggota dewan untuk tetap ke kantor," ungkap Marsono.

Selain bekerja di kantor, lanjutnya, anggota dewan juga harus turun langsung ke masyarakat untuk menyerap aspirasi rakyat.

"Namanya di DPRD, tugasnya kan juga kembali ke rakyat. Mau ke pasar ngomong sama pedagang, ke sawah ngomong petani, itu kewajiban DPRD untuk menampung aspirasi mereka," katanya.

Terkait kericuhan di beberapa daerah yang dipicu dinamika politik di tingkat pusat, Marsono menegaskan bahwa DPRD daerah tidak memiliki kewenangan dalam urusan tersebut. Pihaknya hanya berwenang di level daerah dengan tetap merujuk aturan dari pusat.

"Kalau DPR pusat, kita itu enggak punya kewenangan. Kami sebagai aparat pelengkap pemerintahan daerah justru akan merujuk peraturan yang dari atas," jelasnya.

Sebagai penutup, Marsono juga mengingatkan agar para wakil rakyat di semua tingkatan lebih mengutamakan kebutuhan masyarakat dibanding kepentingan pribadi.

Ia menegaskan pentingnya menjauhi gaya hidup berlebihan, termasuk perilaku pamer harta, dan lebih fokus menunaikan sumpah jabatan dengan memperjuangkan aspirasi rakyat.

"Imbauannya ya utamakan kebutuhan masyarakat, termasuk aspirasi yang selama ini disampaikan rakyat menjadi bagian utama pekerjaan," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow