Ketua DPRD Soroti Lambatnya Serapan Tiga OPD: “Sudah Mei, Masa Masih Pemanasan?”

DPRD menilai, rendahnya serapan anggaran bukan hanya soal teknis administrasi, tapi juga mencerminkan lemahnya perencanaan dan kurangnya sense of urgency dari pemimpin perangkat daerah.

17 May 2025 - 18:01
Ketua DPRD Soroti Lambatnya Serapan Tiga OPD: “Sudah Mei, Masa Masih Pemanasan?”
Ketua DPRD Kota Batu Didik Subianto (Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP — Ketua DPRD Kota Batu, Didik Subianto, angkat bicara terkait laporan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) mengenai realisasi anggaran SKPD hingga 9 Mei 2025. Dari 40 SKPD yang tercatat, tiga OPD menunjukkan serapan anggaran yang masih sangat rendah, yaitu Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkimtan), Bagian Perekonomian dan SDA, serta Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ).

Pria yang akrab disapa Kaji Bianto tersebut pada Sabtu (17/5/2025) menyampaikan kritik halus namun bermakna kepada jajaran pimpinan OPD terkait.

“Ini sudah hampir pertengahan tahun, tetapi masih ada OPD yang serapannya baru di angka lima persen. Kalau ini pertandingan sepak bola, kita semua tahu tidak ada babak pemanasan selama lima bulan,” ujarnya sambil tersenyum.

Menurutnya, rendahnya serapan anggaran bukan hanya soal teknis administrasi, tapi juga mencerminkan lemahnya perencanaan dan kurangnya sense of urgency dari pemimpin perangkat daerah.

"Kita tahu proses di awal tahun memang penuh penyesuaian. Tapi kalau sudah bulan Mei dan realisasi masih jalan di tempat, tentu publik akan bertanya-tanya: ini belum mulai atau memang belum siap?” sindirnya halus.

Ia berharap OPD-OPD tersebut segera melakukan evaluasi internal dan memacu pelaksanaan program, utamanya yang berdampak langsung pada masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa efisiensi tidak selalu berarti menunda, apalagi ketika anggaran sudah tersedia namun tidak dimanfaatkan dengan maksimal.

“DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan. Harapan kita sederhana saja, program berjalan, anggaran terserap, dan rakyat merasakan manfaatnya. Jangan sampai APBD hanya jadi angka di kertas tanpa jejak di lapangan,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow